Sabtu, 2 Mei 2026

Surplus Rp 128 Miliar, Bupati Berharap Utang Pemkab Kutim Rampung di Tahun 2020

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur ( Pemkab Kutim ) Provinsi Kalimantan Timur ( Kaltim ) menunjukkan pembangunan dan kondisi keuangan yang semakin baik.

Tayang:
Editor: Budi Susilo
TRibunkaltim.Co/Margaret Sarita
CATATAN AKHIR TAHUN - Coffee morning yang dirangkaikan dengan rilis akhir tahun Pemkab Kutai Timur dipimpin Bupati Ismunandar, Wakil Bupati Kasmidi Bulang dan Sekda Irawansyah 

BACA JUGA: 

 Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 1 Januari 2020, Leo Penuh Pengorbanan, Scorpio Terjebak dalam Emosi

 Ramalan Zodiak Besok Rabu 1 Januari 2020 Leo harus Berani Jujur Akui Kegagalan, Cancer Merasa Bosan

 Ini Ucapan Selamat Tahun Baru 2020 Ada dalam Bahasa Korea, Bisa Dibagikan atau Update Status Medsos

 Berikut 7 Promo dan Diskon Tahun Baru 2020, Dari IKEA Potongan Hingga 80 % hingga Burger King

Jadi masih ada Rp 128 miliar yang rencananya dimasukkan lagi ke anggaran 2020.

"Dengan harapan, pada 2020 mendatang, Pemkab Kutim tidak lagi defisit,” ungkap Ismunandar didampingi Wabup Kasmidi Bulang, Sekda Drs H Irawansyah M Si dan jajaran kepala OPD di lingkungan Pemkab Kutim.

Surplus tersebut, ditambahkan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutim, Musyafa karena tagihan yang masuk ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) tidak melebihi pendapatan.

Selain itu, pada 2019 ini, realisasi pendapatan dari pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melebihi 100 persen dari target yang dipasang, begitu juga bagi hasil dari provinsi, sesuai harapan.

Meski demikian, Ismunandar tidak menampik kalau surplus tersebut belum bisa membuat Pemkab Kutim bebas dari lilitan utang.

BACA JUGA:

 Warga Keluhkan Proyek Pipa PDAM Bontang, Banyak Motor Jatuh hingga Penghasilan Ojek Berkurang

 Banjir Landa Tumbit Melayu Berau Kaltim, Kapolsek Beberkan Sektor Paling Dirugikan dari Bencana Ini 

 Persediaan Jagung untuk Malam Tahun Baru di Kota Balikpapan Aman, Ini Hasil Panen Dinas Pertanian

Karena pada 2020 mendatang, kewajiban untuk membayar utang tetap ada.

Terutama utang 2018 dan 2019 yang sudah masuk dalam daftar utang.

Utang masih ada.

Surplus itu, dengan asumsi pendapatan yang melebihi belanja dan ada tambahan anggaran untuk 2020.

Dengan begitu, pada 2020 mendatang.

BACA JUGA

Kapolres Bontang Minta Anggotanya Jangan Main-main dengan Narkoba, Ketahuan Pecat!

Pelaku Penikaman Pemain Organ Tunggal Diamankan Polsek Samarinda Seberang, Kini Cari Barang Bukti

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved