Pemprov Kalimantan Utara Terjunkan Empat Speedboat, Cara Mengurai Penumpang Tanjung Selor Tarakan
Pemprov Kalimantan Utara Terjunkan Empat Speedboat, Cara Mengurai Penumpang Tanjung Selor Tarakan
Dibanding speedboat reguler mampu memuat penumpang hingga kurang lebih 48 orang.
Jika biasanya speedboat kecil mangkal di Dermaga Kulteka, Minggu (5/1/2020).
BACA JUGA:
• Pelan Tapi Pasti, Klub Liga 1 Asal Kaltim Borneo FC Perpanjang Kontrak Empat Putra Daerah,Ini Mereka
• Simak Cara Cek di Ponsel, Ini Jenis Smartphone yang Tidak Bisa Lagi Akses WhatsApp Mulai Bulan Depan
• Dampak Kenaikan Harga Rokok, Pria PNS di Tenggarong Ini Beralih ke Rokok Armour, Ini Harganya
• Tahukah Anda Inilah Negara Paling Berbahaya di Dunia untuk Dikunjungi Wisatawan Tahun 2020
Aktivitasnya dialihkan ke pelabuhan speedboat Kayan II, tempat speedboat reguler sehari-hari beroperasi.
Aksi mogok speedboat reguler ditengarai kenaikan tarif tambat speedboat sebesar Rp 3.000 per GT (Gross Tonnage) per sekali tambat.
Rata-rata speedboat mencapai 35 GT.
Tarif awalnya hanya sebesar Rp 20 ribu sekali tambat.
Pengamatan Tribunkaltim.co, Minggu (5/1/2020) di pelabuhan Kayan II arus penumpang berangkat dan datang sangat lancar.
Terminal keberangkatan juga tampak ramai.
"Hari ini lumayan ramai juga. Mungkin karena besok anak sekolah sudah mulai masuk sekolah lagi. Jadi mereka bersama orangtuanya pulang ke daerah domisili masing-masing," kata Mulyono, Kepala Unit Kesyahbandaran Unit Penyelenggara Pelabuhan Tanjung Selor saat ditemui di lokasi.
Ia mengatakan, sejak pagi hingga jelang sore masing-masing sudah sebanyak 30 unit speedboat 200 PK datang dan berangkat.
"Kemarin dari pagi sampai jam 4 sore 41 unit pulang-pergi," katanya.
Belum Ada Sosialisasi dari Pemprov Kalimantan Utara
Tak ada sosialisasi Perda kenaikan tarif tambat, pengusaha speedboat sayangkan sikap Pemprov Kaltara.
Perubahan regulasi terkait kenaikan tarif tambat untuk speedboat reguler di Kalimantan Utara berbuntut pada aksi mogok berlayar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kayanan-tanjsu-elseoir.jpg)