Selasa, 5 Mei 2026

Pemprov Kalimantan Utara Terjunkan Empat Speedboat, Cara Mengurai Penumpang Tanjung Selor Tarakan

Pemprov Kalimantan Utara Terjunkan Empat Speedboat, Cara Mengurai Penumpang Tanjung Selor Tarakan

Tayang:
Editor: Budi Susilo
TribunKaltim.Co/Muhammad Arfan
Speedboat milik BPBD Kalimantan Utara sandar di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, Kalimantan Utara pada Minggu (5/1/2020) sore. 

Dibanding speedboat reguler mampu memuat penumpang hingga kurang lebih 48 orang.

Jika biasanya speedboat kecil mangkal di Dermaga Kulteka, Minggu (5/1/2020).

BACA JUGA: 

 Pelan Tapi Pasti, Klub Liga 1 Asal Kaltim Borneo FC Perpanjang Kontrak Empat Putra Daerah,Ini Mereka

 Simak Cara Cek di Ponsel, Ini Jenis Smartphone yang Tidak Bisa Lagi Akses WhatsApp Mulai Bulan Depan

 Dampak Kenaikan Harga Rokok, Pria PNS di Tenggarong Ini Beralih ke Rokok Armour, Ini Harganya

 Tahukah Anda Inilah Negara Paling Berbahaya di Dunia untuk Dikunjungi Wisatawan Tahun 2020

Aktivitasnya dialihkan ke pelabuhan speedboat Kayan II, tempat speedboat reguler sehari-hari beroperasi.

Aksi mogok speedboat reguler ditengarai kenaikan tarif tambat speedboat sebesar Rp 3.000 per GT (Gross Tonnage) per sekali tambat.

Rata-rata speedboat mencapai 35 GT.

Tarif awalnya hanya sebesar Rp 20 ribu sekali tambat.

Pengamatan Tribunkaltim.co, Minggu (5/1/2020) di pelabuhan Kayan II arus penumpang berangkat dan datang sangat lancar.

Terminal keberangkatan juga tampak ramai.

"Hari ini lumayan ramai juga. Mungkin karena besok anak sekolah sudah mulai masuk sekolah lagi. Jadi mereka bersama orangtuanya pulang ke daerah domisili masing-masing," kata Mulyono, Kepala Unit Kesyahbandaran Unit Penyelenggara Pelabuhan Tanjung Selor saat ditemui di lokasi.

Ia mengatakan, sejak pagi hingga jelang sore masing-masing sudah sebanyak 30 unit speedboat 200 PK datang dan berangkat.

"Kemarin dari pagi sampai jam 4 sore 41 unit pulang-pergi," katanya. 

Belum Ada Sosialisasi dari Pemprov Kalimantan Utara

Tak ada sosialisasi Perda kenaikan tarif tambat, pengusaha speedboat sayangkan sikap Pemprov Kaltara.

Perubahan regulasi terkait kenaikan tarif tambat untuk speedboat reguler di Kalimantan Utara berbuntut pada aksi mogok berlayar.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved