Terungkap Orangtua Reynhard Sinaga Bukan Orang Sembarangan, 10 Tahun di Inggris Jadi Predator Setan

Terungkap orangtua Reynhard Sinaga bukan orang sembarangan, 10 tahun tinggal di Inggris jadi Predator Setan, hingga dihukum seumur hidup

Terungkap Orangtua Reynhard Sinaga Bukan Orang Sembarangan, 10 Tahun di Inggris Jadi Predator Setan
Kolase TribunKaltim.co / Greater Manchester Police via BBC dan telegraph.co.uk
Terungkap Orangtua Reynhard Sinaga Bukan Orang Sembarangan, 10 Tahun di Inggris Jadi Predator Setan 

TRIBUNKALTIM.CO - Terungkap orangtua Reynhard Sinaga bukan orang sembarangan, 10 tahun tinggal di Inggris jadi Predator Setan, hingga dihukum seumur hidup.

Nama Reynhard Sinaga mendadak diperbincangkan seantero Inggris, hingga viral di Twitter dan Instagram.

Bukan prestasi yang membuat nama Reynhard Sinaga mencuat dan jadi perbincangan.

Melainkan kasus hukum akibat perbuatan asusila yang disebut-sebut sebagai kasus terbesar dalam sejarah Inggris.

Diketahui Reynhard Sinaga, merupakan seorang pria asal Indonesia, kini menjadi perhatian publik Inggris pada Senin (6/1/2020).

Terungkap bahwa Reynhard Sinaga memiliki orangtua dari kalangan berduit. 

Bagaimana tidak, sebab melansir Kompas.com dari The Guardian, Reynhard Sinaga ternyata sudah 10 tahun tinggal di Inggris.

Reynhard Sinaga, Kelahiran Jambi, Dihukum Seumur Hidup di Inggris, Pelaku Kejahatan Seksual 48 Pria

Beredar di WhatsApp, Video Asusila Tiga Pria dan Satu Wanita di Kamar Hotel, Ini Langkah Polisi

Diimingi Uang 50 Ribu, Ayah di Balikpapan Tega Buat Asusila ke Anak Kandung Sendiri Selama 6 Tahun

Wakapolres Kutai Barat Akui Kapolsek Penyinggahan Terlibat Kasus Asusila, Sebut Pelaku Sudah Ditahan

Selama 10 tahun tinggal di Inggris akhirnya terkuak sudah gelagat mencurigakan Reynhard Sinaga, hingga akhirnya dijuluki Predator Setan oleh media Inggris.

Kini Reynhard Sinaga terjerat kasus hukum yang membuatnya harus menjalani hukuman penjara seumur hidup.

Oleh Pengadilan Manchester, Reynhard Sinaga dihukum seumur hidup karena terbukti bersalah dalam 159 kasus asusila dan serangan seksual terhadap 48 korban pria.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved