Minta KSOP Batasi Kapal Ponton dan Tugboat di Sungai Mahakam, Ketua DPRD Kukar: Air Sungai Tercemar

Ketua DPRD Kutai Kartanegara Abdul Rasid meminta KSOP untuk membatasi kapal ponton dan tugboat di Sungai Mahakam.

Editor: Samir Paturusi
Tribunkaltim.Co/HO
Ketua DPRD Kutai Kartanegara Abdul Rasid dan ponton di Sungai Mahakam 

Kemudian, ditemukan pula pengamanan pada Jembatan telah banyak yang rusak.

Bahkan, lebih parahnya lagi ada pengamanan Jembatan yang hilang dan tidak berada di posisinya.

Belum lagi laporan dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR PERA) Kaltim,

yang saat kejadian tabrakan terakhir, pada Minggu (17/11/2019), malam, langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan mendapati adanya kerusakan di pilar tiga  di sisi hilir Jembatan.

Temuan yang sama juga disampaikan pengamat Konstruksi dari Universitas Mulawarman, Dr Tiopan Gultom mengungkapkan, seringnya Jembatan ini ditabrak membuat konstruksi Jembatan menjadi sangat rentan dan berbahaya.

Lebih ekstrem lagi, Tiopan menyebutkan, Jembatan ini bisa rubuh.

“Jika nanti Jembatan ini rubuh, maka semua rangka baja nya akan semua rubuh dan memberikan dampak yang sangat buruk,

karena total Eksentrisitas atau kelonjongan yang ada membuat semua struktur Jembatan akan runtuh secara menyeluruh,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon selularnya, pada Selasa (26/11/2019), sore.

“Dan kondisi Jembatan saat ini sangat mengkhawatirkan dan membahayakan.

Menurut saya seharusnya Jembatan itu harus dirubuhkan dan dibuat yang baru, agar dapat menyeimbangkan dengan kondiai Jembatan Mahakam IV yang sebentar lagi rampung.

Sebab, bisa saya katakan Jembatan Mahakam ini sangat tidak layak lagi,” lanjutnya.

Kondisi lainnya pula, dibeberkan Tiopan, tidak ada ditemukan rambu-rambu lalu lintas untuk menuntun kapal yang melintas.

Jadi, ia mempertanyakan  siapa yang bisa menjamin kalau ponton tidak akan menabrak Jembatan Mahakam lagi? Dan ia mengatakan  tidak ada yag bisa menjamin.

“Siapa yang bisa jamin kalau ponton atau tongkang tidak menabrak Jembatan lagi? Kan tidak ada yang bisa menjamin.

Artinya, potensi tabrakan masih sama dengan sebelumnya. Sebab, belum kita temukan rambu-rambu lalu lintas di Sungai Mahakam,” tegasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved