Api Menyambar Lutfy saat di Ayunan, Bocah 10 Bulan di Banyu Putih Berau Tewas Terbakar
Petaka kebakaran kembali membara, selain Balikpapan kini terjadi juga ke Berau Kalimantan Timur.
TRIBUNKALTIM.CO, BERAU - Petaka kebakaran kembali membara, selain Balikpapan kini terjadi juga ke Berau Kalimantan Timur.
Bencana kebakaran di Berau di Batu Putih, ada korban jiwa.
Hal ini pun kemudian munculkan korban jiwa.
Momen kebakaran terjadi di RT 004 Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur.
Akibat peristiwa tersebut, seorang bayi 10 bulan bernama Ahmad Lutfy tewas usai tersambar api.
Tidak hanya bocah Ahmad Lutfy yang menjadi korban.
Baca Juga:
• Dirikan Posko Kebakaran di Wisma Segara Balikpapan, Para Korban Kebakaran Masih Butuhkan Ini
• Dinilai Hoaks, Anies Baswedan Sebut Tak Ada Mall Tutup Akibat Banjir, Mal Taman Anggrek Jadi Bukti
• Jatam Menilai Perbaikan Tata Kelola Tambang Tinggal Menyasar Pemain Besar Pertambangan Batu Bara
• Pembangunan Jalan Tol Samarinda - Bontang Terbentur Hutan Lindung, Ini yang Dilakukan Pemprov Kaltim
Tiga orang penghuni rumah juga mengalami luka bakar.
Mereka adalah Nur Hikmah luka bakar di kaki sebelah Kanan, Nahira dengan luka bakar di siku tangan sebelah kiri, dan Ridwan luka bakar di kaki sebelah kanan dan tangan sebelah kanan.
Menurut Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning melalui Kapolsek Talisayan Iptu Budi Witikno, peristiwa naas itu terjadi, Sabtu (11/1) sekitar pukul 22.00 Wita.
Iptu Budi menjelaskan, peristiwa kebakaran yang menyebabkan seorang meninggal dunia karena BBM jenis Pertalite tumpah dan mengenai lilin.
Akibatnya, api terus membesar dan membakar rumah.
Meski demikian kebakaran tersebut berhasil dipadamkan dan tak membuat rumah hangus terbakar.
"Sumber api berasal dari jeriken yang berisi BBM jenis Pertalite yang tumpah mengenai lilin sebagai penerangan," kata Iptu Budi, Minggu (12/1/2020).
Kejadiannya, Sabtu (11/1/2020) sekitar pukul 22.00 Wita.
Saat itu Sartika sedang mengayun Lutfy.
Baca Juga:
• NEWS VIDEO Rocky Gerung Sebut Jokowi Mau Salahkan Anies Baswedan soal Banjir Jakarta
• Ingin Liburan Tahun Baru Imlek 2020 di Shanghai, Berikut Rekomendasi Tiket Murah ke China
• 5 Orang dengan Peran Ini Dipanggil Polisi Terkait Kematian Lina, eks Istri Sule, Teddy Kelelahan
• Sulawesi Dihantam Cuaca Buruk, 3 Penerbangan ke Makassar Dialihkan, Sebelumnya Viral Isu Gempa Besar
Secara tidak sengaja anak dari Sartika yakni Husnul menyenggol jeriken berisi Pertalite sebanyak 20 liter yang berada di dinding.
Jeriken yang tersenggol tersebut lanjut Kapolsek terjatuh dan tumpah mengenai lilin sebagai lampu penerangan.
Api langsung menyambar korban yang sedang diayun oleh Sartika.
Selanjutnya merembes mengenai ketiga korban lainnya.
Korban Lutfty sempat dilarikan ke RS Pratama Talisayan untuk mendapatkan pertolongan.
Menurut keterangan dokter yang memeriksa, karena luka bakar yang cukup parah pada korban.
"Sehingga tidak bisa tertolong," tuturnya.
Korbanpun telah dimakamkan tak kauh dari kediaman korban.
(Tribunkaltim.co/Ikbal Nurkarim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/personel-polsek-talisayan-saat-mengantar-jenasah.jpg)