Kasus Kecelakaan Bus Karyawan vs Sepeda Motor di Bontang, Ini Hasil Gelar Perkara Polisi

Satlantas Polres Bontang telah melakukan gelar perkara kasus kecelakaan yang mengakibatkan pengendara motor tewas di Jalan Cipto Mangunkusomo.

Kasus Kecelakaan Bus Karyawan vs Sepeda Motor di Bontang, Ini Hasil Gelar Perkara Polisi
TribunKaltim.Co/Muhammad Fachri Ramadhani
Kasatlantas Polres Bontang AKP Imam Syafii saat ditemui Tribunkaltim.co, Selasa (14/1/2020) di ruang kerjanya. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Satlantas Polres Bontang telah melakukan gelar perkara kasus kecelakaan yang mengakibatkan pengendara motor tewas di Jalan Cipto Mangunkusomo, Jumat (10/1/2020)

Kepada Tribunkaltim.co, Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena melalui Kasatlantas AKP Imam Syafii mengatakan, pihaknya tak memiliki cukup bukti untuk menetapkan sopir bus, BW (44) sebagai tersangka.

Hal tersebut berdasarkan hasil olah TKP dan analisa gelar perkara yang dilakukan jajaran Satlantas Polres Bontang.

Pihaknya menyimpulkan dari kasus kecelakaan nahas tersebut, posisi kurang menguntungkan ada pada pengendara roda dua.

Kalau mau menetapkan sopir sebagai tersangka kurang cukup bukti.

"Bukti CCTV yang kami dapat seperti itu. Memang posisi ibu (pengendara motor) kurang menguntungkan," katanya saat ditemui Tribunkaltim.co, Selasa (14/1/2020).

Baca Juga:

 Nagara Rimba Nusa Jadi Juara I Sayembara Desain Ibu Kota Baru, Berikut Daftar Pemenang dan Desain

 Selain Resmikan Tol dan Lihat Ibu Kota Baru di Penajam, Jokowi Bakal Lakukan Ini di Balikpapan

 3 Juara Sayembara Desain Ibu Kota Baru Bersinergi, Jadwal Pelaksanaan Konstruksi Fisik di Sepaku

 Inilah Pemenang Sayembara Desain Ibu Kota Baru, Tema Nagara Rimba Nusa Jadi Juara I

Dari telaahan rekaman CCTV, tergambar korban saat hendak mengambil lajur kanan jalan tak memerhatikan situasi sekitar.

Ia memutuskan berpindah lajur tanpa memberikan isyarat lampu atau tangan.

Selain itu, ternyata posisi pengendara motor awalnya tak selajur dengan bus karyawan di belakangnya. Fakta yang ditemukan polisi, korban sebelumnya melintas di jalur sebelah kiri, sebelum ia memutuskan berbelok secara tiba-tiba tanpa memberikan isyarat.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved