Tim Hukum PDIP Jelaskan Soal Harun Masiku, Yasonna Hadiri Konferensi Pers PDIP, Jokowi Kena Imbas?

Tim hukum PDIP beri penjelasan tentang Harun Masiku, konferensi pers PDIP dihadiri Menteri Yasonna Laoly, Jokowi kena imbas ?

Tim Hukum PDIP Jelaskan Soal Harun Masiku, Yasonna Hadiri Konferensi Pers PDIP, Jokowi Kena Imbas?
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, didampingi Ketua DPP PDIP bidang Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, dan Ketua DPP PDIP bidang hubungan Luar Negeri Ahmad Basarah saat mengumumkan tim kuasa hukum DPP PDIP di kantor DPP PDIP, Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020) malam. 

Salah satunya mengenai informasi tentang penggagalan upaya penggeledahan kantor PDI Perjuangan oleh KPK.

KPK Tak Bernyali Geledah Kantor PDIP? Abraham Samad Singgung Undang-undang KPK Hasil Revisi

Penyebab DPP PDIP Gagal Digeledah Terjawab Sudah, KPK Sampai Bermohon, Ternyata Begini Respons Dewas

Dampak Kader PDIP Terlibat OTT KPK Melebar ke Gerindra, Mulan Jameela Disinggung, Pola Disebut Mirip

Politisi PDIP Harun Masiku Suap Anggota KPU, Pakar Hukum Singgung Peran Megawati

Hal itu disampakan I Wayan Sudirta saat beraudiensi bersama Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Arief Budiman di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020).

"Contoh bagaimana kami disebut menghalang-halangi penggeledahan, wong dia ( KPK,red ) enggak bawa surat penggeledahan kok," kata I Wayan.

"Sehingga kami terpukul kalau PDI Perjuangan dianggap membangkang melawan petugas penggeledahan," tambahnya.

Selain itu, I Wayan menjelaskan, pihaknya juga membahas perihal adanya dugaan keterlibatan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto.

Ia pun menegaskan bahwa tuduhan itu tidak benar.

Terungkap Sebab KPK Batal Geledah Kantor DPP PDIP, hingga Dewas Dituding Mempersulit Kinerja

Asal Usul Harun Masiku Dipertanyakan Peneliti ICW, Kok Bisa PDIP Getol Perjuangkan, Kasus Ajaib

"Yang kedua ada informasi yang patut menjadi contoh, kok ada bocoran yang mengatakan bahwa si A (Hasto Kristianto,red) patut diduga.

Pada saat yang sama komisioner mengatakan yang bersangkutan tidak terlibat," jelasnya.

I Wayan menambahkan, pihaknya juga mengklarifikasi perihal kabar adanya pengejaran oleh KPK hingga ke PTIK.
I Wayan menegaskan hal itu tidak benar.

"Yang ketiga ada yang mengatakan lari ke PTIK kemudian disusul oleh orang yang sudah berada di Singapura.

Tapi kan terlanjur viral, padahal kali ini kita mendengar enggak ada orang yang ingin mengejar-ngejar orang tertentu yang disebut itu," ucapnya.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved