Gelar Operasi Pekat, Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda Sita Miras Ilegal
Kapolsek kawasan pelabuhan Samarinda Kompol Aldi Alfa Faroqi,menjelaskan, Operasi Cipkon untuk menekan angka kriminalitas dan penyakit masyarakat
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kapolsek kawasan pelabuhan Samarinda Kompol Aldi Alfa Faroqi,menjelaskan, Operasi Cipkon digelar untuk menekan angka kriminalitas dan penyakit masyarakat ( Pekat ).
“Operasi Cipta Kondisi ini kita laksanakan dengan sasaran peredaran minuman keras ( miras ) ilegal, perjudian dan juga penggunaan obat-obatan terlarang. Tujuannya untuk menciptakan kondusifitas di wilayahnya, Jumat (17/1/2020)
Menurutnya, operasi dilakukan dengan menyisir beberapa lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat berjualan miras ilegal , termasuk ke warung-warung.
Dalam Operasi Cipkon di wilayah hukum Polsek kawasan pelabuhan yang di pimpin
Ipda Wahid, SH dan melibatkan empat personil, yaitu Aiptu Managuru, Bripka Hamka, Bripka Rohman, Bripka Sepen
Pihaknya berhasil mengamankan 1 orang inisial AWR (25) di Jl. Imam Bonjol, Kel.Pelabuhan kota Samarinda. yang kedapatan menjual miras ilegal dengan berbagai macam merk.
Aparat Polsek Kawasan Pelabuhan juga menyita Bir Hitam merk Guinness, Bir bintang, Anggur kolesom cap orang tua. Minuman keras selanjutnya digunakan sebagai barang bukti.
Baca Juga;
Pra Masterplan Ibu Kota Baru Indonesia di Kalimantan Timur Rampung, Pemerintah Bawa ke Internasional
Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Jumat 17 Januari 2020, Virgo Diam-diam Cinta, Taurus Putus Lagi!
Berlabel Bintang di Arema FC, Aji Santoso Ungkap Rencana Mengejutkan untuk Makan Konate di Persebaya
Istri Mencuci di Sungai, Suami Malah Lampiaskan Nafsu Bejatnya ke Anak Kandung
“Berhasil diamankan 1 orang berikut barang bukti 6 botol minuman keras dari berbagai merk,” terang Aldi Kompol Alfa Faroqi
Adapun perinciannya adalah Bir Hitam merk Guinness sebanyak 1 Botol, Bir bintang sebanyak 4 Botol, Anggur kolesom cap orang tua sebanyak 1 Botol
Kompol Aldi Alfa Faroqi menambahkan, botol miras yang berhasil disita nantinya akan dimusnahkan. “Kami melaksanakan operasi penyakit masyarakat dalam rangka menjaga situasi yang kondusif," pungkasnya