Rabu, 29 April 2026

DPRD Kabupaten Tabalong Ingin Belajar Pengelolaan Dana CSR di Kutai Kartanegara

DPRD Kabupaten Tabalong melakukan kunjungan dan bertemu dengan Asisten III Setkab Kutai Kartanegara.

Tayang:
Tribunkaltim.Co/jino Prayudi Kartono
Asisten III bagian Administrasi Umum Setkab Kukar Mohammad Irfan Prananta. 

(16/10/2019).

Warga mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan licin jika memasuki musim penghujan. Mereka meminta

perhatian dari pihak pemerintah dan perusahaan, untuk menggelontorkan anggaran perbaikan disana.

Menanggapi hal itu, Risman Abdul mengatakan jalan rusak yang dimaksud adalah jalan lingkungan.

"Mereka ( warga Kelurahan Sepaku ) lebih kepada bagaimana peran perusahaan IHM yang ada di sekitar

kelurahan mereka, untuk memberikan CSR-nya," katanya.

Warga sempat melakukan aksi dengan melarang kendaraan milik pemerintah dan truk-truk perusahaan

melewati jalan itu. Aksi dilakukan selama dua hari Senin dan Selasa (7-8/10/2019) pekan lalu.

Risman Abdul menegaskan, jalan yang sempat ditutup kemarin, bukan jalan Provinsi, melainkan jalan lingkungan.

BACA JUGA

Tahun 2020, PLN Berau Targetkan Seluruh Desa dan Kampung di Kabupaten Berau Nikmati Listrik

Longsor di Karang Anyer Samarinda Dua Rumah Rusak Berat, Satu Rumah Bergeser

Pedagang Pasar Inpres Kebun Sayur Balikpapan Menolak Direvitalisasi, Sebut Biaya Sewa Kemahalan

Beri Bantuan Korban Banjir, Tiyo Sebut Penanganan Banjir di Samarinda Harus Dievaluasi

Pihak pemerintah daerah, lanjut Risman Abdul menerima masukan dari warga. Pengguna jalan adalah

masyarakat, yang merupakan tanggung jawab pemerintah. 

"Tapi disitu juga ada perusahaan yang menggunakan badan jalan. Jangan sampai hanya pemerintah terus

yang membiayai dan tidak ada perhatian perusahaan," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved