Autopsi Jasad Balita Yusuf

Autopsi Jasad Balita Ahmad Yusuf Hilang dari PAUD Samarinda, Pihak Keluarga Sendiri yang Meminta

Permintaan proses autopsi diminta secara langsung oleh pihak Keluarga Almarhum Balita Ahmad Yusuf, pembongkaran makam balita Ahmad Yusuf di Samarinda.

Editor: Budi Susilo
Tribunkaltim.co/Nevrianto HP
Polresta Samarinda melakukan pembongkaran makam balita Yusuf di TPU Muslimin Damanhuri, Jalan KH Damanhuri, Kecamatan Samarinda Utara pada Selasa (18/2/2020). 

Polisi Akan Autopsi Jasad Yusuf Balita yang Ditemukan dengan Kondisi Tubuh tak Lengkap di Samarinda

Mayat Balita Ahmad Yusuf Gazali di Samarinda, Dokter Forensik tak Temukan Bekas Tulang Dipatahkan

Saat Ditemukan Baju Yusuf Gazali Utuh Namun Organ Tubuh Ada yang Hilang, Begini Penjelasan Dokter

Hal ini diungkapkan Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman Senin (17/2/2020) hari ini dalam konferensi pers bersama awak media.

Dijelaskannya, hal tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian balita tersebut.

Meski, dari pihak Forensik RSUD A.W.Sjahranie dr Kristina Uli Gultom,

telah menyatakan jika saat dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, pada balita tersebut.

"Autopsi ini dilakukan karena memang dari pihak keluarga dan juga kepolisian dalam mengungkap penyebab kematian balita tersebut," ungkapnya.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman Senin (17/2/2020) hari ini dalam konfrensi pers bersama awak media di dampingi oleh Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Damus Asa
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman Senin (17/2/2020) hari ini dalam konfrensi pers bersama awak media di dampingi oleh Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Damus Asa (TRIBUNKALTIM.CO/ BUDI DWI PRASETIYO)

BACA JUGA

BREAKING NEWS Tiga Kali Penertiban, Polres Bulungan Kaltara Jaring Puluhan Kendaraan Si Pengetap

BREAKING NEWS Satuan Polair Polres Tarakan Ringkus Perampok Spesialis Tambak di Kalimantan Utara

BREAKING NEWS 17 Februari Satpol PP Kukar Tertibkan Kawasan Kopi Pangku, Dimulai dari Apel Persiapan

BREAKING NEWS Pulang dari Natuna, Mahasiswa Samarinda Sambangi Rumah Walikota Syaharie Jaang

Dan pihaknya juga tak menutup diri, jika memang dari pihak keluarga menemukan bukti atau fakta-fakta baru.

"Kalau memang ada ya, kami akan tindaklanjuti, kalau memang ada dugaan anak ini diculik dan diambil organ tubuhnya seperti yang dikatakan," terangnya

Tetapi, untuk fakta di lapangan dari hasil penyelidikan kepolisian saat ini, balita ini hanyut di parit dengan lebar kurang lebih dua meter, hingga ditemukan 16 hari kemudian.

"Fakta saat ini, anak ini hanyut ke parit dan dari dokter Forensik menyatakan tidak ada unsur-unsur kekerasan," tandasnya.

(Tribunkaltim.co)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved