Kisah Mahasiswa dari China
Wabah Corona, Mahasiswi Asal Samarinda Kuliah di Wuhan China Merasa Deg Degan Melintasi Jalan Tol
Dexi Felia, 22 tahun, mahasiswi asal Samarinda yang kuliah di China menceritakan momen paling menegangkan saat virus Corona merebak
Makanan saat itu terbatas. Dan kami kesusahan untuk makan,” kisahnya menceritakan suasa di sekitaran kampusnya.
Mahasiswa semester 6 di Fakultas Kedokteran, Hubei Polytechnic University, yang berada di Kota Huangshi, Provinsi Hubei ini juga menceritakan kisahnya, saat bagaimana usahanya mencari bahan makanan.
Beruntung, dikisahkannya lagi, di dalam kampus ada toko penjual makanan.
“Ya tapi terbatas. Alhamdulillah, kami bisa belanja di dalam kampus,” lanjutnya sembari menceritakan hingga akhirnya evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) di China dilakukan.

Mahasiswi asal Kalimantan Timur lainnya, Innesa Alviani Nur Fadila mengungkapkan, akan tetap kembali ke China setelah seluruh persoalan virus Corona ini selesai. Niat menyelesaikan kuliahnya sangat kuat.
Terlebih, seharusnya besok (Senin, 17/2/2020) ia harus kuliah.
Di kampus tempat saya belajar, ada 10 orang mahasiswa asal Indonesia dari berbagai daerah.
"Saya akan balik ke China, karena saya harus kuliah. Harusnya, besok saya masuk,” imbuhnya.
Tapi, karena ada ada masalah ini maka kampus saya merencanakan kelas online.
"Nah, saya sekarang masih mencoba menghubungi kampus untuk menanyakan kapan dimulainya kelas online,” lanjutnya.
Daerah Asal Mahasiswa Kalimantan Timur Dari China:
1. Dexi Felia Wenny Palli
2. Farafita Firdausi Hisy
3. Fatimah Bachri
4. Rafiatul Luklu
5. Rizka Nurazizah
6. K. Ristia Delly Rahman
1. Marina Febriana Chariah
1. Rizma Jatinur
2. Fuad Ilmi
- Tenggarong, Kukar
1. David Samjar Sirupa
2. Raissa Rosalind
3. Innesa Alviani Nur Fadila
- Kutim
1. Syarifah Nur Kholifah Saing
- Kutai Barat
1. Paulina Sonali
Sumber: Dinkes Kalimantan Timur 2020.
(Tribunkaltim.co/Sapri Maulana)