Ibu Kota Baru

Jelang Tony Blair dan Bos Softbank Temui Jokowi, Sofyan Djalil: Status Lahan Ibu Kota Baru Rampung

Keberadaan lahan ibu kota baru Negara Indonesia di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur tidak masalah.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/FACHMI RACHMAN
CPNS 2019 - Foto udara Desa Semoi Dua, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (28/8/2019). Sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara ditetapkan sebagai lokasi ibu kota baru RI. 

Kerja sama Hungaria-Indonesia ini, imbuh Basuki, untuk pengembangan infrastruktur jalan, penyediaan air bersih, pembangunan sanitasi, dan pengolahan sampah.

Total nilai komitmen investasi Pemerintah Hungaria di IKN adalah senilai 1 miliar dollar AS atau ekuivalen Rp 13,6 triliun.

Dikabarkan akan Investasi di Ibu Kota Negara Indonesia

Proses menuju pembentukan ibu kota baru Republik Indonesia terus dimatangkan. Satu di antaranya soal iklim investasi di Ibu Kota Negara.

Upaya untuk mewujudkan, pemerintah pusat pun melibatkan banyak pihak termasuk dari pihak kalangan luar negeri. 

Penetapan Ibu Kota Negara pindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur pun kemudian menjadi daya tarik bagi para investor. 

Kali ini dikabarkan tokoh dunia pun dikabarkan berminat untuk tanamkan investasi di ibu kota baru di Kalimantan Timur

Pembangunan Ibu Kota Negara ( IKN ) yang baru di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimanta Timur, diklaim ikut menarik minat orang-orang kaya di dunia untuk berinvestasi di ibu kota baru.

Di antaranya yang disebut akan masuk adalah bos Softbank Group Corp, Masayoshi Son.  

Baca Juga:

 Sesumbar Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor Bakal Stop Pembangunan Ibu Kota Negara Jika Ini yang Terjadi

 Gubernur Isran Noor Stop Proyek IKN Jika Rusak Hutan, Luas Ibu Kota Baru Vs Perkebunan Sawit Kalimantan Timur

 Isran Noor Berani Ancam Proyek Ibu Kota Baru jika Hutan Rusak, Inilah Profil Gubernur Kalimantan Timur

Ini Softbank Corp selama ini dikenal sebagai perusahaan investasi dan telekomunikasi besar di Jepang.

Ada juga mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair dan bos perusahaan fintech, Greensill.

Menko  Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berharap para miliarder itu menanamkan modalnya di calon ibu kota baru di Kalimantan Timur.

"Nanti tanggal 28 (Februari), kita berharap Masayoshi datang menghadap Presiden (Jokowi), bersama Tony Blair dan Greensill, ya dia mau investasi," ujar Luhut di Kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Kendati demikian, Luhut belum bisa menyampaikan para miliarder ini akan berinvestasi pada bidang apa.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved