Jumat, 24 April 2026

Kadisprin Lakukan Kunjungan Kerja ke PT Putra Bintang Samarinda, Ini Tanggapan Manajemen PBS

Kepala Dinas Perindustrian Kota Samarinda Muhammad Faisal melakukan kunjungan kerja ke PT Putra Bintang Samarinda, Pabrik Spring bed dan Furniture

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Mathias Masan Ola
Tribunkaltim.co, M Riduan
Kepala Dinas Perindustrian Samarinda saat berada di pabrik furnitur PT Putra Bintang Samarinda, Kamis (5/3/2020). 

TRIBUN KALTIM. CO, SAMARINDA - Kepala Dinas Perindustrian Kota Samarinda Muhammad Faisal melakukan kunjungan kerja ke PT Putra Bintang Samarinda, Pabrik Spring bed dan Furniture Merk Olympic dan Procella, jalan poros Samarinda-Bontang, Lempake RT 57, Samarinda, Kalimantan Timur.

Kunjungan itu merupakan kegiatan rutin dari Dinas Perindustrian. Hal itu disampai oleh Muhammad Faisal setelah melakukan kunjungan, Kamis (5/3/2020).

Faisal mengungkapkan kegiatan kunjungan ini dilakukannya dua kali dalam sebulan, yaitu minggu pertama dan minggu ke tiga.

Sedangkan untuk minggu ke dua dan ke empat dilakukan oleh stafnya untuk hunting, menseleksi apakah akan dikunjungi.

Ia juga menyampaikan tujuannya dalam kunjungan ini ada tiga, pertama tim legalisasi untuk mengecek surat izin dan sebagainya yang menyangkut legalitas.

Dinas Perindustrian Samarinda Gelar Servis Berbiaya Murah untuk Sepeda Motor, Ini Lokasinya

Kedua tim standarisasi tugasnya melihat apakah sudah standar yang baik, apa yang harusnya dilakukan pembinaan.

Dan yang ketiga mengajak teman-teman media untuk mengenalkan bahwa ada yang diproduksi di Samarinda.

"Menurutnya dari perusahaan tadi, masih ada beberapa perbaikan. Tetapi biasanya kita duduk di tim dulu, nanti rekomnya kita kirim," ucapnya.

Binsar Purba Factory Manager PT Putra Bintang Samarinda, mengatakan kunjungan ini luar biasa sesuai dengan apa yang diharapkan, karena ini merupakan kolaborasi pemerintah dan pengusaha, Jadinya saling mendukung.

"Berharap agar kedepannya berjalan dengan baik, pemerintah tetap support ke kita, dan kita juga berupaya bisa menjadi lebih baik," ucapnya.

Binsar Purba bercerita pada tahun 2004 di jalur tiga Tanah Merah perusahaan ini sudah mulai beroperasi dengan kondisi saat itu tempat masih sewa,

Agar Tidak Nyasar, Dinas Perindustrian Samarinda Usulkan Pembuatan Kartu untuk Pembeli Elpiji 3 Kg

Pada tahun 2012 pindah ke pabrik sekarang yang berada di jalan poros Samarinda-Bontang Lempake Rt 57, Samarinda, Kalimantan Timur.

Pengiriman dalam satu bulannya sekitar 1.500 sampai 2.000 daerah Kaltim dan Kaltara, Untuk di Samarinda pengiriman mencapai sekitar 40 sampai 50 persen. Dan sisanya ke daerah-daerah lain.

Karyawan di sana sekitar 180 orang dan mereka bekerja sehari 7 jam. Sesuai dengan SOP yang ditentukan.  Proses pembuatan sampai selesai total tidak mencapai satu jam, itu dihitung dari sudah terbuatnya per.

Adapun kendala selama peroses produksi, karena bahan bakunya diambil dari luar, kadang-kadang dari pengiriman mobil pembawa (kontainer) yang bisa terlambat satu atau dua hari, apalagi kalau lagi Lebaran, tahun baru, Natal, padat sekali dan permintaan meningkat. (m14)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved