Musda Golkar Kaltim

Pahlevi Sebut Suara DPP pada Musda Golkar Kaltim untuk Rudy Masud, Makmur Enggan Kecewakan Pendukung

Wasekjend Pemenangan Pemilu Wilayah Kalimantan Arief Pangerang Pahlevi, menjelaskan sejumlah hal yang membuat Musda Golkar Kaltim kembali ditunda

@youtube official tribun kaltim
Tim Rudy Masud Kembalikan Formulir Pencalonan Ketua Golkar Kaltim 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Wasekjend Pemenangan Pemilu Wilayah Kalimantan Arief Pangerang Pahlevi, menjelaskan sejumlah hal yang membuat musyawarah daerah atau Musda Golkar Kaltim kembali ditunda.

Di antaranya, belum mengerucutnya sejumlah bakal calon ketua, untuk bersepakat aklamasi.

"Sehingga, kondusifitas tetap dijaga. Sebab, partai juga akan sulit berjalan jika tidak mengedepankan kondusifitas," kata Pahlevi memulai cerita, saat dihubungi Tribunkaltim.co, Kamis (5/3/2020).

Saat ini, seluruh pihak, terutama dari tiga kandidat yang digadang sebagai calon terkuat masih menjalankan konsolidasi.

Baik dari tim Isran Noor, Makmur HAPK, dan Rudy Masud.

"Contohnya di Riau, kenapa sempat diundur? Itu terjadi karena masih ada lobi, pembahasan yang panjang. Sehingga akhirnya tercapai kesepakatan aklamasi. Akhirnya selesai," ungkap Pahlevi.

Musda Golkar Kaltim, Pendukung Makmur HAPK Klaim, Ada Bisikan dari Ketum Airlangga Hartarto

Ketua Partai Golkar Kutai Barat Sikapi Gelaran Musda Golkar Kaltim, Kejar Aklamasi Alasan Ditunda

Sebagai informasi, Pahlevi merupakan salah satu tokoh Golkar yang intens menjembatani kepentingan menjelang Musda ke-10 di Kaltim.

Sempat beberapa hari di Samarinda, kini Pahlevi berada di Jakarta. Turut serta dalam sejumlah pertemuan yang membahas dinamika Musda Golkar Kaltim.

Informasi terbaru dari Pahlevi, selain Isran Noor, Rudy Masud dan Makmur HAPK juga telah menemui Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, belum lama ini.

Namun, kata Pahlevi, jajaran DPP mengharapkan Musda Golkar Kaltim berlangsung aklamasi.

"Ini yang perlu waktu sedikit, kita tidak ingin jalankan terburu-buru, sehingga ada pihak yang terkomunikasikan dengan baik," kata Pahlevi.

Musda Golkar Kaltim Ditunda, Tim Verifikasi Bakal Calon Ketua Tetap Jalan

Mengapa Musda Golkar Kaltim belum juga digelar. Pahlevi menjelaskan, DPP sudah bulat mendukung Rudy Masud.

Sedangkan, pendukung Makmur HAPK dengan tim Rudy Mas'ud masih belum menemui titik temu.

Baik untuk memenangkan Makmur HAPK secara aklamasi, ataupun sebaliknya.

Sebelumnya, Pahlevi menjelaskan dirinya telah menemui Makmur HAPK pada 24 Januari lalu, di Berau.

Namun, Makmur HAPK, kata Pahlevi, menegaskan dirinya tidak mau melangkahi kesepakatan bersama sejumlah pemegang hak suara yang telah menyatakan dukungannya.

Secara terbuka, organisasi yang didirikan dan juga DPD II Golkar Kubar dan Berau telah menyatakan terus mendukung Makmur HAPK.

"Saat bertemu, ya tidak salah pak Makmur bilang tidak mau melangkahi kesepakatan dengan teman-teman pendukung," kata Pahlevi.

DPP, kata Pahlevi, ingin Musda Golkar Kaltim sebagai pijakan menyongsong agenda besar partai menatap pemilihan kepala daerah ( Pilkada ) September mendatang, pemilihan legislatif ( Pileg ) dan pemilihan presiden 2024 mendatang.

Proses penyamaan persepsi, baik dari pihak Isran Noor, Makmur HAPK, dan Rudy Masud, kata Pahlevi masih berjalan.

Bakal Calon Ketua Partai Golkar Kalimantan Timur Rita Barito, Sayangkan Musda Golkar Kaltim Ditunda

Pastinya, kata Pahlevi, DPP menginginkan situasi tetap kondusif, dan bersiap menjalankan agenda besar partai ke depan.

Untuk ke mana suara DPP, Pahlevi memastikan mendukung Rudy Masud. Salah satu pertimbangannya ialah, keberhasilannya pada saat Pileg 2019 lalu.

"Terkait kekhawatiran jika ini jadi, kemudian bakal ada yang dilengserkan, itu tidak benar. Semangatnya adalah rekonsiliasi," kata Pahlevi.

Lalu, bagaimana tanggapan Isran Noor, dan Makmur HAPK?

Hingga berita ini diterbitkan, baik Makmur HAPK dan Isran Noor, belum memberikan komentar terkait dinamika langkah politiknya untuk menjadi ketua Golkar Kaltim. (m08)  (Tribunkaltim.co/Sapri Maulana)

Penulis: Sapri Maulana
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved