Polsek Muara Wahau Kutim Bekuk Spesialis Pencuri Kotak Amal, Ada Bukti di Rekaman CCTV

Polsek Muara Wahau melihat rekaman cctv saat terjadi pencurian kotak amal di Masjid Al Nabawi Jalan Poros SP 2 Desa Muara Wahau.

TribunKaltim.co/HO Polsek Muara Wahau
Tersangka Diko saat diamankan Unit Reskrim Polsek Muara Wahau Kabupaten Kutim Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Pencarian pelaku pencurian kotak amal yang belakangan kerap terjadi di wilayah Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur ( Kutim ) Kalimantan Timur, akhirnya berhasil.

Pencuri diamankan setelah tim unit reskrim Polsek Muara Wahau melihat rekaman CCTV saat terjadi pencurian kotak amal di Masjid Al Nabawi Jalan Poros SP 2 Desa Muara Wahau, Kutim akhir Maret dan awal April 2020 lalu.

Dalam rekaman tersebut postur tubuh tersangka terekam jelas. Polisi pun melakukan penelusuran dengan berjaga di sekitar masjid. Benar saja, tersangka yang bernama Diko Inggil Wibowo (21), warga Pangandaran, Jawa Barat ini akhirnya berhasil diamankan saat akan melakukan aksi berikutnya di masjid tersebut.

“Kami jaga di masjid. Karena ia pasti melakukan lagi. Ternyata dugaan kami benar. Ia kembali ke masjid yang sama, Sabtu (4/4/2020) malam dan langsung kami amankan,” ungkap Kapolres Kutim AKBP Indras Budi Purnomo melalui Kapolsek Muara Wahau, AKP M Yusuf kepada TribunKaltim.co pada Senin (6/4/2020).

BACA JUGA:

Usai Viral Mencuri Kotak Amal Masjid, Remaja 16 Tahun di Berau Berhasil Ditangkap Polisi

Penjual Minyak Gosok Keliling di Samarinda Curi Kotak Amal, Alasan Cari Tambahan Penghasilan

Saat ini, tim unit reskrim Polsek Muara Wahau, masih terus melakukan pencarian rekanan tersangka. Karena ia tak melakukan aksinya seorang diri. Apalagi, dari pengakuan tersangka, tak hanya kotak amal saja yang disasar, tapi juga kendaraan roda dua dan warga yang melintas di jalan pun tak ragu dirampok oleh komplotan ini.

Terkuaknya peristiwa pencurian kotak amal, bermula saat seorang pengurus masjid Al Nabawi yang akan melaksanakan sholat dhuhur, melihat kotak amal di dekat tempat wudhu rusak dan uang di dalamnya tidak ada. Ia pun memeriksa tayangan cctv di masjid tersebut.

Ternyata memang ada seorang laki-laki yang terlihat merusak kotak amal tersebut. Selang empat hari kemudian, ia kembali mendapat laporan dari penjaga masjid, bahwa ada dua kotak amal lainnya, yang juga dirusak. Dari hasil pemeriksaan pada cctv, sosok yang sama melakukan pengrusakan dan mengambil uang yang diperkirakan berjumlah Rp 4,5 juta.

“Sebelumnya, kami juga mendapat banyak laporan, tentang hilangnya kotak amal di beberapa masjid dan langgar yang berada di Kecamatan Muara Wahau dan Kongbeng,” ujar Yusuf.

Akibat perbuatan tersebut, tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

( TribunKaltim.co )

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved