Virus Corona
Kronologi PHK Massal Karyawan Ramayana Depok, Benarkah Imbas Virus Corona?
kronologi PHK massal karyawan Ramayana Depok, hingga ratusan pegawai histeris dan terduduk lesu, benarkah imbas Virus Corona covid-19
TRIBUNKALTIM.CO - Berikut kronologi PHK massal karyawan Ramayana Depok, hingga ratusan pegawai histeris dan terduduk lesu, benarkah imbas Virus Corona ?
Baru-baru ini kabar menghebohkan dari supermarket Ramayana di Depok Jawa Barat yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK ) massal untuk karyawannya.
Detik-detik tangisan karyawan Ramayana usai menerima kenyataan pahit PHK, terekam dalam video amatir, hingga viral di medsos.
Sejumlah karyawan Ramayana histeris, ada pula yang terduduk lesu hingga saling berpelukan satu sama lain.
Keputusan PHK massal karyawan supermarket Ramayana ini mendapat sorotan, lantaran terjadi di tengah pandemi covid-19 di Indonesia.
Lantas benarkah PHK massal karyawan Ramayana ini imbas dari Virus Corona yang menghancurkan perekonomian ?
• Detik-detik Pegawai Ramayana Kena PHK, Menangis dan Berpelukan, Usaha Lesu Sebelum Virus Corona
• Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan karena Dampak Virus Corona bisa Dapat Insentif, Link dan Cara Daftar
• Korban PHK Akibat Virus Corona Tak Perlu Berkecil Hati, Ini Link Dapatkan Insentif Pemerintah Jokowi
Sebab sebelum Virus Corona mengancam, Ramayana sudah menutup sejumlah toko mereka dengan alasan efisiensi.
Melansir Surya yang mengutip Kompas.com, menurut catatan Dinas Tenaga Kerja Kota Depok, Ramayana Depok menjadi perusahaan pertama yang melakukan gelombang PHK terhadap ratusan pegawai.
Bukan hanya pegawai asli, tetapi sejumlah karyawan dari gerai-gerai yang titip edar di Ramayana Depok juga terpaksa angkat koper.
Keputusan PHK disebut terjadi karena kondisi keuangan perusahaan Ramayana memang sedang tidak begitu baik ketika pandemi covid-19 masuk ke Indonesia.
"Benar (kondisi finansial Ramayana Depok) kurang begitu bagus (sebelum pandemi).
Selama ini hanya bertahan dari subsidi pusat, ditambah situasi saat ini, kemudian diminta tutup, ya sudah, jadi di situ," jelas Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Depok, Manto Jorghi ketika dihubungi pada Selasa (7/4/2020).
"Ramayana yang sekira (punya) 24 cabang se-Jabodetabek memang ada rencana pengurangan yang saat ini sangat terpengaruh akibat covid-19.
Kan mereka malnya sudah tutup, yang buka hanya barang pokok yang di bawah. Itu enggak bisa menutupi operasional dan penggajian," jelas dia.
• Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan karena Dampak Virus Corona bisa Dapat Insentif, Link dan Cara Daftar
159 Karyawan Dirumahkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/phk-massal-karyawan-ramayana-08042020.jpg)