Minggu, 3 Mei 2026

Virus Corona di Bontang

Pantauan Malam Pembatasan Akses di Bukit Kusnudo Bontang, Tak Ada Petugas, Pengendara Bebas Melintas

Salah satu kawasan perbatasan Kutai Timur dan Bontang Provinsi Kalimantan Timur. Pemerintah melakukan pembatasan akses jalan di tengah ancaman Corona

Tayang:
TribunKaltim.co/Muhammad Fachri
Situasi pada malam hari di Bukit Kusnodo Bontang minim penerangan. Tak tampak petugas yang jaga di salah satu titik lokasi pembatasan akses pemerintah kota Bontang tangkal pandemi covid-19 atau Corona pada Sabtu (11/4/2020) malam. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Tak ada petugas yang jaga pada malam hari. Pembatasan akses belum efektif. Pengamatan TribunKaltim.co, kendati water barier dijejer menutup jalan. Tanpa petugas, penghalang itu mudah digeser. Walhasil, pengendara santai terabas jalan.

Itulah yang terjadi di Bukit Kusnodo. Salah satu kawasan perbatasan Kutai Timur dan Bontang Provinsi Kalimantan Timur. Pemerintah melakukan pembatasan akses jalan di tengah ancaman pandemi covid-19 atau Corona.

Dari pantauan TribunKaltim.co jelang dini hari, simpang 4 Jalan Arif Rahman Hakim Bontang itu minim cahaya. Water barier tak akan terlihat bila tak disorot lampu kendaraan.

Total ada 7 water barier menutup jalan. Selain itu plang rambu penanda tak boleh melintas, berdiri di belakang susunan pembatas jalan.

BACA JUGA:

 Pasien Positif covid-19 Tambahan di Samarinda, Bukan dari Kluster Manapun, Riwayat ke Acara di Bogor

 Lawan covid-19, Warga Pesona Bukit Batuah dan Taman Sari Balikpapan Resmi Karantina Wilayah

 Karantina Wilayah Pesona Bukit Batuah dan Taman Sari Balikpapan, Begini Penerapan Sistem Keamanannya

Dari kejauhan pendar cahaya kendaraan tampak dari arah Bontang. Sebuah pikap muatan ikan berhenti. Bukannya putar balik. Sopir memilih turun dari kendaraan.

Ia lalu menggeser 3 water barier ke samping. Merasa cukup untuk dilewati kendaraannya. Pikap itu leluasa meloloskan diri.

Sang sopir untuk kedua kalinya turun dari pikap. Untuk menutupi aksinya, ia mengembalikan kembali water barier tersebut ke posisi semula.

Nah, kendaraan roda 2 juga kedapatan melintasi jalan yang ditutup tersebut. Namun mereka tak perlu capek memindahkan water barier. Lantaran masih ada ruang kecil untuk dilewati di sisi terluar penghalang tersebut.

Bahkan dari informasi yang dihimpun media ini, beberapa hari sebelumnya ada water barier yang penyok dan roboh. Apalagi kalau bukan ulah pengendara yang menerobos blokade jalan tersebut.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang, Kamilan, membenarkan adanya upaya penerobosan di kawasan Bukit Kusnodo Bontang Kalimantan Timur.

BACA JUGA:

 Raja Salman Asingkan Diri di Pulau Dekat Kota Jeddah, Ratusan Bangsawan Arab Saudi Positif Corona

 Ada Pasien Positif Corona di Kutim dari Jakarta, Bupati Ismunandar akan Isolasi Pendatang Zona Merah

 Pemberian THR di Kalangan PNS Samarinda untuk Tahun Ini Belum Bisa Dipastikan

"Ada upaya penerobosan, mulai besok akan kami pantau lagi supaya tidak terjadi hal yang terulang," katanya ditemui saat memantau Posko Terpadu di Tugu Selamat Datang pada malam hari.

Lebih lanjut, belakangan diketahui water barier tersebut sengaja dijatuhkan pengendara hingga airnya berkurang. Sehingga mereka dengan mudah menggeser penghalang. Lalu meloloskan diri.

"Saya sayangkan ada water barrier di Bukit Kusnudo yang dijatuhkan oleh warga. Mungkin belum sadar kalau tujuan kami juga untuk masyarakat, bukan untuk mempersulit tapi melindungi dari wabah virus Corona," ungkapnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved