Breaking News:

Virus Corona di Kaltim

Pandemi Corona, Bapenda Kaltim Tidak Tutup Semua Pelayanannya, Begini Penjelasan Hj Ismiati

Diketahui, bulan lalu Kapolri melalui telegram resminya Nomor: ST/967/I/Yan1.1/2020 mengeluarkan keputusan tentang Penutupan Sementara.

Penulis: Purnomo Susanto | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HP
ILUSTRASI - Warga mengurus kelengkapan dokumen maupun surat kendaraan bermotor serta membayar pajak di Kantor Bersama Samsat Samarinda, Jalan Wahid Hasyim Samarinda Utara, Kalimantan Timur, Senin (10/12/2018). Masukan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur ( DPRD Kaltim ), kepada Badan Pendapatan Daerah Kalimantan Timur ( Bapenda Kaltim ) agar tetap membuka layanan langsung mendapatkan tanggapan dari stakeholder peningkat pendapatan daerah ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Masukan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur ( DPRD Kaltim ), kepada Badan Pendapatan Daerah Kalimantan Timur ( Bapenda Kaltim ) agar tetap membuka layanan langsung mendapatkan tanggapan dari stakeholder peningkat pendapatan daerah ini.

Diketahui, bulan lalu Kapolri melalui telegram resminya Nomor: ST/967/I/Yan1.1/2020 mengeluarkan keputusan tentang Penutupan Sementara Yan Satpas/Gerai Simling dan Samsat Sejak Tanggal 24 Maret - 29 Mei 2020.

Dikeluarkannya surat itu, membuat tidak adanya pelayanan pada fasilitas pembayaran pajak tersebut di Kalimantan Timur.

Namun, tidak semua layanan dihentikan, Bapenda Kaltim ternyata masih menyiapkan pelayanan untuk masyarakat.

Kepala Bapenda Kaltim, Hj Ismiati mengungkapkan, persoalan penutupan pelayanan yang dilakukan oleh Bapenda Kaltim sangat berdasar.

BACA JUGA:

 Pandemi Corona, Dinkes Kutim Berharap Tidak Ada Transmisi Lokal di Kutai Timur

 Soal Sembako Gratis, Wabup PPU Minta RT Hingga Lurah dan Kades Tidak Minta Pungutan ke Warga

 Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Bantu Warga yang Dikarantina di BKPSDM Bulungan

Utamanya, penutupan tersebut untuk Menyikapi merebaknya penyebaran covid-19 ( Virus Corona ) di Kalimantan Timur.

“Jadi, kami nutup bukan tanpa alasan, ada petunjuk dari Kapolri. Sejak 23 Maret lalu kami tutup. Sampai, pada 29 Mei. Sesuai telegram resmi Kapolri yang dikirimkan,” ujarnya saat diwawancara awak TribunKaltim.co melalui telepon selularnya, pada Senin (20/4/2020).

“Dalam surat itu, kami diminta untuk menutup sementara pelayanan. Jadi, bukan hanya Bapenda Kaltim saja. Tapi juga samsat juga diminta menghentikan pelayanan sementara waktu ditengah pandemi covid-19,” lanjutnya.

Diceritakan pula oleh Ismiati, di kantor Bapenda Kaltim bukan hanya pegawai Bapenda saja yang beraktifitas di sana. Melainkan, adapula pegawai Dirlantas beraktifitas di kantor tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved