4 Pasien Positif Corona di Tarakan

DPRD Beri Tanggapan Soal Persetujuan PSBB di Kota Tarakan oleh Menteri Kesehatan dr Terawan

DPRD Tarakan menyambut senang dengan disetujuinya Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) di Kota Tarakan Kalimantan Utara ( Kaltara ).

Penulis: Risnawati | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RISNAWATI
Wakil Ketua DPRD Tarakan Yulius Dinandius, di Kota Tarakan Kalimantan Utara pada Selasa (21/4/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - DPRD Tarakan menyambut senang dengan disetujuinya Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) di Kota Tarakan Kalimantan Utara ( Kaltara ) oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Letjen (Purn) dr. Terawan Agus Putranto.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Tarakan Yulius Dinandius, di Kota Tarakan Kalimantan Utara pada Selasa (21/4/2020).

"Bahwa kami selaku lembaga DPRD sangat senang dan sangat setuju munculnya surat persetujuan dari Kementerian Kesehatan mengenai PSBB Kota Tarakan," ujarnya kepada TribunKaltim.co.

Ia mengaku, sejak merebaknya covid-19 di Kota Tarakan, pihaknya sempat mendesak Pemerintah Kota Tarakan untuk mengajukan permohonan PSBB Kota Tarakan, Kalimantan Utara.

BACA JUGA:

 Pengetatan Sosial Diterapkan, Kualitas Udara di Balikpapan Nomor 1 Terbaik dari 39 Kota di Indonesia

 Pasien Pertama Positif Corona di Berau Kondisi Membaik, Tiga Masih Mengalami Keluhan

 Kursi Tamu Diberi Jarak, Bupati Kukar Gelar MoU, Berikut Nilai Pagu Anggaran Penanganan Covid-19

Karena semenjak merebaknya covid-19 di Kota Tarakan yang pada saat itu sudah ada sekitar 10 yang positif.

"Akhirnya kita mendesak pemkot untuk mengajukan kepada menteri kesehatan untuk pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tarakan," ungkapnya.

Pihaknya merasa kaget karena Kementerian Kesehatan merespon dengan sangat cepat surat permohonan yang dikirikan oleh Walikota Tarakan, dr. Khairul.

"Kami sejujurnya kaget karena surat yang dikirim Pak Walikota melalui e-mail ke kementerian itu terbalas hanya dalam sehari.

Dikirim itu hari Sabtu (18/4/20) dan dibalas hari Minggu (19/4/20)," imbuhnya.

BACA JUGA:

 7 Alumnus Ijtima Dunia di Gowa Diperiksa Rapid Test di Bontang, Dinkes Sebut Ada 3 Positif

 Peserta Ijtima Dunia di Gowa Banyak Belum Lapor Pulang, Kemenag Bontang Sebut Ada Santri Berangkat

Lebih lanjut Ia katakan, bahwa anggota DPRD Kota Tarakan sempat merasa pesimis untuk diterimanya pengajuan PSBB Kota Tarakan ini

Waktu itu ada beberapa syarat yang kita tidak terpenuhi salah satunya itu kekuatan tramsmisi lokal tidak ada waktu itu.

"Tapi Alhamdulillah Menteri Kesehatan menyetujui hal itu dalam sehari," terangnya.

Terbaru 4 Pasien Positif Corona di Kota Tarakan

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved