68 Positif Corona di Kaltim
Sempat Dipulangkan Rapid Test Negatif, Satu Pasien di Berau Diisolasi Kembali di RSUD Abdul Rivai
Tidak langsung percaya dan hanya menjadikan rapid test hanya sebagai diagnosa awal kasus Corona atau covid-19 seharusnya dipegang penuh
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tidak langsung percaya dan hanya menjadikan rapid test hanya sebagai diagnosa awal kasus Corona atau covid-19 seharusnya dipegang penuh oleh tenaga kesehatan.
Akibat percaya dengan hasil rapid test negatif, satu pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Berau sempat dipulangkan oleh tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Abdul Rivai Berau karena hasil rapid test negatif.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Provinsi Provinsi Kalimantan Timur ( Kaltim ), Andi M Ishak mengungkapkan, kejadian tersebut dialami oleh salah satu pasien yang terkonfirmasi positif covid-19, hari ini.
“Jadi ada perbaikan data pada data Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sebab, pasien yang awalnya dinyatakan negatif ternyata hari ini positif,” ujarnya saat menggelar konferensi pers online dengan awak media di Kalimantan Timur secara virtual melalui aplikasi zoom pada Selasa (21/4/2020) petang.
BACA JUGA:
• Pengetatan Sosial Diterapkan, Kualitas Udara di Balikpapan Nomor 1 Terbaik dari 39 Kota di Indonesia
• Pasien Pertama Positif Corona di Berau Kondisi Membaik, Tiga Masih Mengalami Keluhan
• Kursi Tamu Diberi Jarak, Bupati Kukar Gelar MoU, Berikut Nilai Pagu Anggaran Penanganan Covid-19
“Pasien sempat dipulangkan dan melakukan isolasi mandiri di rumah oleh tim kesehatan, karena hasil rapid test awal dinyatakan negatif. Ternyata, saat keluar hasil swab-nya. Ternyata, pasien dinyatakan positif Corona,” lanjutnya.
Mengetahui hal itu, dikatakan Andi, tim kesehatan di RSUD Abdul Rivai Berau langsung mengembalikan pasien ke dalam ruang isolasi rumah sakit rujukan dalam menangani covid-19 di Kaltim ini.
“Sekarang, pasien sudah dirawat kembali di ruang isolasi RSUD. Jadi, semoat kita tetapkan pasien itu sebagai PDP kemarin. Dan hari ini, pasien kita tetapkan sebagai kasus positif,” katanya.
Diwartakan sebelumnya, pasien positif virus Corona di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur kembali bertambah tiga orang.
Dengan adanya tambahan tiga orang total pasien positif Corona di Berau mencapai tujuh orang. Dari sebelumnya hanya empat orang.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Iswahyudi saat menggelar rilis di Kantor BPBD Jl H Isa 1, Kecamatan Tanjung Redeb, Berau, Selasa (21/4/2020).
Tiga orang yang positif dua diantaranya klaster ijtima ulama di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, dan satu Mahasiswi dari Yogyakarta.
BACA JUGA:
• 7 Alumnus Ijtima Dunia di Gowa Diperiksa Rapid Test di Bontang, Dinkes Sebut Ada 3 Positif
• Peserta Ijtima Dunia di Gowa Banyak Belum Lapor Pulang, Kemenag Bontang Sebut Ada Santri Berangkat
Tiga orang tambahan positif corona di Bumi Batiwakkal masing-masing berinisial Jl (51) dari Kecamatan Segah, CSD (42) dan mahasiswi SN (21) dari Kecamatan Sambaliung.
Dari rilis tersebut Iswahyudi mengungkapkan terjadi salah persepsi terhadap pasien SN.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/di-indonesia-angka-kematian-akibat-positif-virus-corona-tergolong-tinggi-ini-faktor-penyebabnya.jpg)