Virus Corona
Cara Unik Brigjen Krishna Murti Ingatkan Bahaya Corona, Bagi Video yang Membuatnya Ngeri & Mual Ini
Brigjen Polisi Krishna Murti bagikan video mengejutkan tentang pengobatan penderita virus Corona atau covid-19
TRIBUNKALTIM.CO - Salah seorang perwira tinggi Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi Krishna Murti ternyata punya cara unik mengedukasi masyarakat tentang bahaya virus Corona atau covid-19.
Bak ingin mengurai bahaya sesungguhnya, Krishna Murti membagikan video yang cukup mengejutkan.
Hingga saat ini wabah pandemi covid-19 masih berlangsung di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Berbagai imbauan guna menekan penyebaran virus Corona pun telah ditempuh.
• Walikota Tanjungpinang Syahrul Wafat Karena Covid-19, Padahal Baru Ada Kabar Baik, Ini Kondisi Istri
• Rumah Iis Dahlia Rp 17 Miliar, Cicilan ke Bank Rp 250 Juta Tiap Bulan, Kini Pusing Gegara Sepi Job
• Pengakuan Bos ILC Karni Ilyas Sempat Ragukan PSBB, Kini Puji Pemerintah Jokowi Tak Pilih Lockdown
• Setelah Viral Anak Buah Idham Azis Kejar-kejaran Tembak Begal di Jakarta, Kini Dapat Penghargaan
Meski begitu, masih saja banyak pihak yang menyangsikan bahaya dari virus Corona.
Dalam video yang ia bagikan di laman media sosialnya, Krishna Murti menampilkan momen seorang dokter saat sedang menangani pasien covid-19.
Melalui video tersebut, Krishna Murti tampaknya ingin agar publik bisa benar-benar paham dan tahu bahwa virus Corona adalah berbahaya dan mengancam jiwa.
Dikutip TribunnewsBogor.com dari laman Instagram-nya yang sudah terverifikasi, Krishna Murti menyajikan video ketika seorang dokter sedang menunjukkan lendir yang berasal dari dalam paru-paru penderita covid-19.
Tampil dalam video, sang dokter terlihat sedang menarik lendir melalui mulut pasien.
Sambil menyeka lendir tersebut dengan tisu, sang dokter memberikan penjelasan.
Bahwa lendir yang ia sedang pegang adalah berasal dari pasien covid-19.
"Lendir covid eperti ini, lendir luar biasa dan dia sangat kental," ucap sang dokter pada video dilansir pada Selasa (28/4/2020).
"Banyak banget," kata perawat.
• Kabar Gembira, Bukan Akhir Tahun, Jokowi Ungkap virus Corona Mulai Ringan di Bulan Ini, Ada Catatan
• Jokowi Ingatkan Luhut Binsar, Imbas Beda Pendapat dengan Anies Baswedan Soal Ojol saat PSBB Jakarta

Lebih lanjut, sang dokter pun mengurai fakta.
Lendir yang ia tarik melalui mulut itu rupanya adalah penyebab penderita covid-19 mengalami gagal napas.
Dijelaskan sang dokter, lendir tersebut membuat pasien menjadi susah untuk batuk dan menelan.
Hal tersebut lantaran sifat lendir yang sangat lengket dan kental.
"Ini kita lihat sangat kental. Yang menyebabkan gagal napas," kata sang dokter.
"Ih panjang amat ya," ucap perawat.
• Kepada Refly Harun, Haris Azhar Bongkar Alasan Enggan Gabung Pemerintah, Sindir Jokowi Cuma Janji
• Di Kalimantan, Satpol PP Sudah Main Fisik Mirip Polisi India, Pukuli Pelanggar PSBB Pakai Rotan
"Tuh lihat, jadi kita bisa lihat bahwa, saking lengketnya. Jadi gagal napasnya karena ketidakmampuan batuk dan menelan," ungkap sang dokter.
"Kalau seperti ini, untuk orang-orang yang batuknya jelek itu akan gagal napas," sambungnya.
Kepada khalayak, sang dokter pun tampak menunjukkan betapa lengketnya lendir penderita covid-19.
Sang dokter juga memberikan saran guna mengencerkan lendir yang berada di paru-paru penderita covid-19.
"Masih belum habis juga. Minta tisu untuk taruh ini dulu," ucap sang dokter.
"Iya," tandas perawat.
"Jadi perlu makanan atau minuman yang bisa mengencerkan dahak," ujar sang dokter.
Video berdurasi singkat yang dibagikannya itu pun diakui Krishna Murti membuatnya ngeri.
Tak cuma ngeri, Brigjen Krishna Murti juga merasa mual.
Namun demi menunjukkan fakta kepada khalayak, Krishna Murti pun membagikan pengetahuan soal betapa bahayanya virus Corona.
"Saya ngeri dan mual saat nonton. Tapi saya perlu share video ini, biar ngeri dan mualnya nular. Biar kalian semua tau kalau covid itu nyata.
Lendir pada saluran nafas penderita covid-19, Ini penyebab gangguan pertukaran O2 dgn CO2 terganggu di Alveolar paru-paru," tulis Krishna Murti.
Ikut miris melihat video yang dibagikan Krishna Murti, dokter Tirta pun mengurai kesedihannya.
Meski begitu, dr. Tirta tampak membagikan kembali video yang dilayangkan Krishna Murti soal dokter yang menunjukkan lendir penderita covid-19.
Dalam unggahannya, dr. Tirta menyebut bahwa virus Corona itu ukurannya sangat kecil.
Namun, dampak yang ditimbulkan dari covid-19 nyatanya sangat besar.
"covid itu real. 0,1 mikron doang ukurannya. Tapi impact-nya begini," kata dr. Tirta.

Penampakan virus Corona di Dalam Paru-paru
Bersama perusahaan bernama Surgical Theater, dr Keith Mortman menggunakan hasil CT Scan seorang pasien virus Corona untuk membuat model.
Dalam VR tersebut, paru-paru yang diperlihatkan adalah paru-paru pasien virus Corona yang berusia 50 tahun.
Pasien tersebut memiliki gejala awal demam dan batuk kering.
"Pasien ini adalah seorang pria berusia akhir 50-an, yang awalnya mengalami demam dan batuk tidak produktif seperti banyak orang lain," kata dr. Keith Mortman, kepala bedah toraks di Rumah Sakit George Washington dilansir TribunnewsBogor.com dari laman abc7.com.
Namun seiring berjalannya waktu, pasien tersebut memiliki gejala penyakit yang berkembang cepat.
Alhasil, pasien tersebut pun akhirnya memerlukan ventilator sebagai alat bantu pernapasan.
"Gejala pernapasan berkembang cukup cepat, ke titik di mana dia perlu diintubasi dan memakai ventilator," kata dr. Keith Mortman.
dr. Keith Mortman juga menjelaskan gambar yang menunjukkan area paru-paru yang diserang oleh covid-19.
"Jadi apa yang Anda lihat di video, pada dasarnya bagian biru adalah paru-paru yang lebih normal, tetapi apa pun yang Anda lihat berwarna kuning adalah paru-paru yang dihancurkan oleh virus," katanya.
Melanjutkan penjelasannya, dr. Keith Mortman juga mengurai keterkejutannya saat melihat visual pada hasil model.
Sang dokter tak menyangka saat melihat kondisi pasien virus Corona.
Sebab berdasarkan visual yang didapat, kondisi paru-paru pasien virus Corona tidak sama dengan penderita pneumonia dan flu biasa.
Hal tersebut bisa dilihat dari warna kuning yang menggambarkan bagaiman virus Corona menyerang bagian paru-paru penderita.
"Sangat mengejutkan karena ini tidak seperti pneumonia yang hanya mempengaruhi satu bagian kecil di paru-paru. Atau tidak seperti flu biasa," ucap dr. Keith Mortman.

Bahkan, sang dokter menyebut virus Corona membuat paru-paru mengalami kerusakan yang lebih luas dibanding flu dan pneumonia.
"Kerusakan paru-paru yang lebih luas," ucap dr. Keith dilansir dari IGTV Instagram CNN Indonesia.
Atas hasil VR perihal kondisi pasien virus Corona, dr. Keith Mortman berharap publik bisa melihatnya.
Sehingga publik bisa waspada dan tidak menyepelekan wabah covid-19.
"Saya benar-benar ingin mereka dapat melihat ini dan benar-benar memahami kerusakan yang terjadi pada paru-paru. Keparahan penyakit yang disebabkan oleh hal ini.
Jadi mungkin, mungkin mereka berpikir dua kali sebelum mengadakan pesta rumah atau pergi ke luar untuk kelompok besar," pungkasnya.
Ikuti >>> Update virus Corona
Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Video Dokter Tarik Lendir dari Paru-paru Penderita covid-19, Krishna Murti : Saya Ngeri saat Nonton