Virus Corona di Balikpapan

Lokasi KWPLH Beruang Madu Balikpapan Terdampak Pandemi Corona, Pengunjung Dilarang, Donasi Berkurang

Pandemi Corona atau covid-19 yang melanda berbagai negara, termasuk di Indonesia seperti di Kalimantan Timur ternyata berdampak

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO
Kondisi Kawasan Wisata dan Pendidikan Lingkungan Hidup di Jalan Soekarno Hatta kilometer 23, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Senin (12/12/2016) Sore. Situasi ini saat sebelum adanya pandemi Corona atau covid-19 awal tahun 2020. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Pandemi Corona atau covid-19 yang melanda berbagai negara, termasuk di Indonesia seperti di Kalimantan Timur ternyata berdampak pada lokasi Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup ( KWPLH ) Pusat Beruang Madu di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur.

Demikian disampaikan oleh Mulyana, Koordinator KWPLH Kota Balikpapan saat sempatkan waktu bersua dengan TribunKaltim.co melalui sambungan WhatsApp pada Rabu (29/4/2020) pagi.

Dia menjelaskan, pandemi Corona merambah hingga ke Kota Balikpapan, ada beberapa orang yang dinyatakan positif covid-19 hingga akhirnya oleh pemerintah, daerah Kota Balikpapan disebut sebagai zona merah wabah Corona.

Jelas kondisi tersebut berpengaruh pada kondisi KWPLH, yang harus mengambil jalan untuk sterilisasi pengunjung, sama sekali KWPLH terutup bagi pengunjung wisata.

BACA JUGA:

 BREAKING NEWS Positif Corona di Penajam Paser Utara Bertambah Satu, Pasien Transmisi Lokal Kedua

 Bandara APT Pranoto dan Bandara SAMS Ditutup, Para Sopir Travel di Bontang jadi Pengangguran

 Larangan Mudik Disambut Baik Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Pemkot Segera Perketat Akses Darat

Hal ini sebagaimana imbauan dari pemerintah Kota Balikpapan dalam sukseskan pyhsical distancing, cegah penyebaran Corona.

“Ikut imbauan Walikota Balikpapan. Kami tutup sementara dari 18 Maret 2020, sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ungkap Mulyana, wanita berjilab ini.

Selama ini KWPLH dikenal sebagai lokasi wisata edukasi berkonsep keluarga, bagi siapa saja, pengunjung bisa dari segala usia dan dari berbagai suku bangsa, yang kadang ada juga pengunjung dari turis mancanegara.

Seringkali dikunjungi siswa, pelajar, mahasiswa, peneliti dan masyarakat umum. Di lokasi KWPLH ada semacam edukasi soal satwa khas Pulau Kalimantan.

Suasana enclosure Beruang Madu di kilometer 23 Jalan Soekarno Hatta, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (27/10/2017) pagi.
Suasana enclosure Beruang Madu di kilometer 23 Jalan Soekarno Hatta, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (27/10/2017) pagi. (TRIBUN KALTIM/BUDI SUSILO)

Terdapat enclosure satwa asli Kota Balikpapan, Beruang Madu yang bahasa ilmiahnya Helarctos malayanus. Sekarang ini, data tahun 2020, jumlah Beruang Madu yang ada di KWPLH ini ada enam beruang madu.

Selain enclosure Beruang Madu, di KWPLH Balikpapan ini juga ada enclosure kucing dan anjing. Jumlah kucing mencapai 104 ekor dan anjing 27 ekor. 

Menurut Mulyana, adanya pandemi Corona berdampak pada kosongnya tingkat kunjungan ke KWPLH. Tentu hal ini pun berpengaruh pada pemasukan atau donasi yang biasa diberikan oleh pengunjung.

“Karyawannya di KWPLH tetap kerja. Tapi tutup buat pengunjung. Jadi sedikit berdampak ke KWPLH. Karena biasanya ada pemasukan dari donasi pengunjung untuk biaya pemeliharaan,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang terhimpun oleh KWPLH, rata-rata pengunjung yang datang ke KWPLH mencapai ribuan orang, apalagi saat masuk musim liburan sekolah atau akhir pekan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved