Breaking News:

Virus Corona

Polri Beber 106 Napi Asimilasi Corona Berbuat Kriminal Lagi, Ini 3 Polda dengan Kasus Tertinggi

Beberapa waktu yang lalu para narapidana mendapatkan proses Asimilasi, pembebasan bersyarat lantaran pandemi Corona atau covid-19 di Indonesia.

Editor: Budi Susilo
Ilustrasi canva/tribunkaltim
Ilustrasi. Virus Corona atau covid-19 di Indonesia. Pihak Polri mencatat ada ratusan narapidana yang beberapa waktu lalu mendapat Asimilasi akhirnya setelah bebas di luar penjara, kembali melakukan tindakan kriminal. 

TRIBUNKALTIM.CO - Beberapa waktu yang lalu para narapidana mendapatkan proses Asimilasi, pembebasan bersyarat lantaran pandemi Corona atau covid-19 di Indonesia

Namun sering waktu berjalan, setelah ada pembebasan, ada beberapa narapidana yang bisa dikatakan berbuat pelanggaran hukum lagi. 

Pihak Polri mencatat ada ratusan narapidana yang beberapa waktu lalu mendapat Asimilasi akhirnya setelah bebas di luar penjara, kembali melakukan tindakan kriminal

Di antaranya, ada disebut oleh Polri bahwa narapidana yang berbuat kriminal itu ada yang Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan juga Kalimantan Utara. 

BACA JUGA:

Pasutri Meninggal Dunia Terpapar Virus Corona, 30 Pedagang yang Sempat Kontak Dilakukan Uji Swab 

Tips Menjaga Rumah Hindari Kriminalitas ala Warga Pesona Bukit Batuah Balikpapan Jelang Idul Fitri

Pihak Polri mencatat sebanyak 106 narapidana penerima asimilasi dan pembebasan bersyarat akibat wabah covid-19 kembali melakukan kejahatan.

“Sampai dengan hari ini terdapat 106 napi asimilasi yang kembali melakukan tindak pidana tersebar di 19 Polda,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan melalui telekonferensi, Selasa (12/5/2020).

Kasusnya tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, DKI Jakarta, Banten, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Utara

Ia mengungkapkan, tiga polda dengan jumlah kasus tertinggi yaitu, Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan Jawa Barat.

Polda Jawa Tengah dan Sumut masing-masing menangani 13 kasus napi asimilasi yang kembali melakukan tindak pidana.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved