Rumah Mahyudin Terbakar

BREAKING NEWS Rumah Wakil Ketua DPD RI Mahyudin di Sangatta Kutim Ludes Terbakar

Satu unit rumah berbahan kayu ulin milik pribadi Wakil Ketua DPD RI, Dr H Mahyudin ST MM di Jalan AW Syahrani, Kelurahan Teluk Lingga terbakar

Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, MARGARET SARITA
Kebakaran di rumah pribadi Wakil Ketua DPD RI, Mahyudin 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Kebakaran kembali terjadi di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kamis (14/5/2020) sekitar pukul 8.00 pagi tadi. Satu unit rumah berbahan kayu ulin yang diketahui milik pribadi Wakil Ketua DPD RI, Dr H Mahyudin ST MM di Jalan AW Syahrani, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, ludes rata dengan tanah akibat peristiwa tersebut.

Data yang dihimpun, api pertama kali diketahui oleh salah satu dari enam keluarga yang menghuni rumah tersebut, yakni Saiful. Sekitar pukul 7.50 wita, ia mencium aroma terbakar dan melihat asap di plafon.

“Saya tanya ke istri, ada bakar apa. Istri saya jawab tidak ada bakar-bakar,” ujarnya.

Setelah itu, ia keluar dari kamar untuk memastikan asal asap. Ternyata dilihatnya asap berasal dari bangunan belakang. Ia lari ke belakang dan mendobrak pintu kamar yang ditempati Fransiskus Iwan yang saat itu sedang tidur.

“Tak hanya satu kamar, saya dobrak kamar lainnya dan mendapati sumber asap dari kamar yang ditempati si Komang. Tapi saat itu, Komang sedang tidak ada. Dia sudah berangkat bekerja,” ungkap Saiful.

Karena api terus membesar, Saiful kembali ke kamarnya untuk menyelamatkan barang-barang berharga miliknya. “Kejadiannya sangat cepat. Tak banyak juga yang sempat saya selamatkan. Pokoknya, sekitar jam 8.00 itu, api sudah menguasai semua bangunan,” ujarnya.

Baca Juga: Kapal Tanker Terbakar & Meledak, Pelabuhan Belawan Medan Diselimuti Asap Hitam, Begini Nasib Korban

Baca Juga: Kebakaran di Samarinda Menjelang Buka Puasa, 32 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Baca Juga: Terhalang Restu Orangtua, Pria di Medan Bakar Pacar, Tinggalkan Surat: Saya Sangat Mencintai Elvina

Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 09.00 pagi, setelah lima unit mobil pemadam tiba di lokasi dan berupaya menjinakkan api.

Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan di jalan raya dan di bagian bangunan yang terbakar. Mereka memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi kejadian, sebelum dilakukan olah TKP.

“Kami sudah mengamankan lokasi kejadian. Setelah pendinginan, akan dilakukan olah TKP oleh tim inafis,” ungkap Kapolres Kutim AKBP Indras Budi Purnomo didampingi Kasatreskrim AKP Ferry Putro Samudro.

Baca Juga; Meski Golkar Kutim Punya Tujuh Kursi, Kasmidi Tetap Pilih Posisi Wakil Bupati di Pilkada Kutim

Baca Juga; Syarat ASN dan TK2D Harus Memiliki SPT Buat Keluar Daerah dari Kutai Timur, Mulai Berlaku 14 Mei

Di rumah tersebut, menurut Ferry ada enam keluarga yang mengalami korban materil akibat peristiwa tersebut. Saiful, Pancawati, Fransiskus Iwan, Yusuf, Idayati dan Komang, yang merupakan penjaga rumah.

Kerugian akibat musibah tersebut diperkirakan mencapai Rp 1 miliar. “Penyebab kebakaran, masih kami dalami. Dugaan sementara akibat konsleting listrik pada kamar yang sedang kosong ditinggal bekerja oleh penghuninya,” ungkap Ferry.(sar)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved