Bisnis Parcel dan Paket Sembako Laris Manis di Tengah Pandemi Covid-19, Harga Sampai Rp 1 Juta

Badai Virus Corona menerpa negeri ini selama lebih 2 bulan belakangan. Kondisi ini mempengaruhi perekonomian masyarakat, termasuk para pelaku usaha

TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Bisnis parcel dan paket sembako menjadi bisnis yang cemerlang di kala pandemi covid-19 di Sangatta, Kutai timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Badai Virus Corona menerpa negeri ini selama lebih 2 bulan belakangan. 

Kondisi ini mempengaruhi perekonomian masyarakat, termasuk para pelaku usaha di segala lini.

Banyak pengusaha merugi, bahkan usahanya mandek akibat pandemi covid-19.

Namun kondisi ini tidak berlaku bagi pelaku bisnis parcel dan paket sembako di Sangatta. Usaha toko parcel milik Idris justru laris manis di tengah situasi seperti sekarang.

Aksi Heroik Perwira Polisi Gali Makam Pasien Covid-19 di Palembang, Separuh Tubuhnya di Liang Lahat

Pandemi Virus Corona ( covid-19 ) membuat sebagian besar perekonomian di Indonesia terpuruk, termasuk di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Banyak warga terkena dampak dari wabah covid-19 ini.

Akan tetapi berbeda dengan Idris, pemilik toko Haikal, yang bergelut di bidang usaha jasa parcel dan paket sembako yang berlokasi di Pasar Induk Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim).

Jelang Idul Fitri 1 Syawal 1441 hijriah, Idris mengatakan banyak masyarakat Kutim telah memesan parcel maupun paket sembako. 

Diduga Stres Diisolasi, Pengidap Covid-19 Ngamuk dan Pukul Sesama Pasien di RSUD dr Soetomo Surabaya

Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini permintaan parcel meningkat karena banyak yang memesan paket sembako untuk mayarakat terdampak pandemi covid-19.

"Alhamdulilah lumayan banyak yang pesan, kalau tahun kemarin biasa orang pemda saja buat kasih orang kantor," ujar Idris kepada TribunKaltim.co.

Selain paket sembako, minat masyarakat untuk memesan parcel juga berbeda dengan tahun sebelumnya. Menurut Idris, permintaan parcel meningkat. 

Pasalnya, masyarakat tidak bisa bersilahturahmi karena pandemi Virus Corona atau covid-19, maka dari itu mereka memesan parcel untuk dikirim ke keluarga atau kerabat dekat.

Kabar Santer Akses Jembatan Suramadu Ditutup Total, Begini Tanggapan Kapolres Tanjung Perak Surabaya

"Mungkin karena mereka nggak bisa bersilahturahmi jadi lewat bingkisan silahturahminya," ujarnya.

Untuk harga parcel dan paket sembako sendiri, Idris membandrol harga mulai dari Rp 100 ribu hingga paling mahal mencapai Rp 1 Juta untuk satu bingkisan.

Dalam bulan Ramadhan ini, ia telah menjual sebanyak 138 paket. "Tergantung permintaan pelanggan sih, kemarin yang paling mahal ada paket Rp 1 juta," ucapnya. (*)

Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved