Virus Corona
Obat Virus Corona Berbentuk Inhaler Dikembangkan, Bisa Membunuh Covid-19 di Area Pernafasan
sejumlah kabar bahagia mengiringi penelitian yang dilakukan untuk mencari obat virus Corona
Sebelumnya telah menunjukkan hasil yang positif dalam mengurangi gejala virus corona.
Alat tersebut diuji coba di Hong Kong yang mengombinasikan dengan obat lain.
Cara kerja alat ini pun langsung mengincar paru-paru.
Ketika obat ini dihirup, obat akan lengsung menuju paru-paru dan menekan efek virus.
• Yang Terjadi Pada Tubuh Ratusan Relawan Usai Disuntik Vaksin Virus Corona, Kabar Gembira dari China
Para peneliti berharap alat tersebut dapat mencegah pasien memasuki fase kritis dari paparan Covid-19.
Fase tersebut cenderung muncul pada hari ke sepuluh setelah pertama kali gejala terinfeksi diketahui.
Jika percobaan ini berhasil, perusahaan yang berlokasi diSouthampton Synairgen, berharap bisa memproduksi dalam jumlah besar.
Rencananya, jika berhasil, mereka meluncurkannya pada akhir tahun ini yang dapat melawan pandemi.
Sementara itu, para peneliti ini akan segera menyelesaikan uji coba rumah sakit dengan pasien berjumlah 100 orang dalam masa percobaan.
Hasilnya akan diterbitkan pada Juli mendatang.
Para peneliti ini juga berpendapat, tes baru ini merupakan kunci untuk menentukan langkah perawatan yang efisien.
Mengutip The Sun dari Daily Mail,"Kami membutuhkan pengobatan Covid-19 yang dapat diberikan kepada pasien pada awal perjalanan penyakit untuk mencegah perkembangan menjadi gejala parah," ujar Pemimpin studi Profesor Nick Francis.
Para pasien terinfeksi virus corona yang parah bisa membuat timbulnya penyakit lain yang lebih serius.
Penyakit tersebut seperti masalah pernapasan dan pneumonia.