Virus Corona
Jepang Mulai Praktikkan New Normal, Ada Warga Ingin Keluar Minum dan Menghadiri Konser
Wabah Corona melanda berbagai negara, kemudian muncul penerapan new normal dalam rangka mengarungi kehidupan di tengah virus Corona.
Setelah dicabut, orang-orang keluar dengan masker dan menjaga jarak sosial. Tapi banyak perusahaan yang membiarkan staf mereka tetap bekerja dari rumah.
"Kami tidak akan kembali ke gaya kerja kami sebelumnya," kata Pejabat Eksekutif Hitachi, Hidenobu Nakahata.
Lanjutnya, mereka akan mempercepat praktik kerja baru dan menjadikan Work From Home (WFH) menjadi standar baru.
Baca Juga: Berikut 25 Daerah yang Mulai Bersiap Terapkan New Normal, Adakah Kota Tarakan Kalimantan Utara?
Sementara itu operator kereta api Odakyu Electric Railway mengatakan akan merilis data untuk membantu penumpang menghindari kereta yang penuh sesak. Selain itu, banyak sekolah yang mulai dibuka di bawah tindakan pencegahan.
Gubernur Tokyo Yuriko Koike memperingatkan agar tidak berpuas diri dan mengatakan setiap orang harus terbiasa dengan new normal teleworking hingga vaksin berhasil dikembangkan.

Pada Senin (25/5/2020) malam, Jembatan Pelangi yang membentang di utara Teluk Tokyo diterangi dengan 7 warna untuk menandai akhir dari keadaan darurat.
"Mari kita bekerja sama sehingga cahaya Jembatan Pelangi tidak akan memerah," kata Koike.