Virus Corona

Ali Ngabalin Blak-blakan Ungkap Alasan Jokowi Segera Terapkan New Normal, Tak Mau Rakyat Kelaparan

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Ngabalin menyebut Jokowi memutuskan untuk segera menerapkan tatanan kehidupan baru atau new normal

Capture YouTube Kompas TV
Ali Ngabalin Blak-blakan Ungkap Alasan Jokowi Segera Terapkan New Normal, Tak Mau Rakyat Kelaparan 

TRIBUNKALTIM.CO - Ali Ngabalin blak-blakan mengungkap beragam alasan Presiden Joko Widodo segera menerapkan new normal

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Ngabalin menyebut Jokowi  memutuskan untuk segera menerapkan tatanan kehidupan baru atau new normal dengan banyak pertimbangan.

Presiden pun memutuskan hal ini dengan mendengar pertimbangan dari banyak sektor, di antaranya adalah rumah sakit dan Pemerintah Daerah. 

Hal itu diungkapkan Ali Ngabalin saat menjadi narasumber di acara Dua Sisi tvOne pada Jumat (29/5/2020).

 Login https://sensus.bps.go.id, Ini Cara Daftar Sensus Penduduk Online, Batas Waktu Pukul 23.59 WIB

 Biodata Ruslan Buton Pecatan TNI yang Minta Jokowi Mundur, Bukan Orang Sembarangan, Begini Nasibnya

 Bukan Karena Pandemi Covid-19, Lotte Mart dan Lotte Grosir akan Tutup 8 Gerai di Tahun 2020 Ini

Jadwal Acara TV Hari Ini 30 Mei, RCTI SCTV GTV MNCTV NET TV, Janji Suci Raffi & Gigi dan Film India

Ali Ngabalin menjelaskan bahwa Pemerintah mengambil keputusan tersebut berdasarkan dengan banyak pertimbangan, termasuk masalah kesiapan rumah sakit.

"Yang pasti begini saya pastikan bahwa tidak mungkin satu kebijakan yang diambil oleh Pemerintah itu tanpa ada pertimbangan, baik dari pertimbangan penelitian, para ahli, dan lain-lain termasuk di antaranya adalah kesiapan rumah sakit," ujar Ali Ngabalin.

Selain itu, Pemerintah juga fokus mengawasi kemampuan tes spesimen.

"Kemudian tadi survaillance-nya kekuatan seberapa jauh kemampuan Pemerintah dalam melakukan tes spesimen," ungkap dia.

Ngabalin menjelaskan, satu di antara alasan new normal akan segera diberlakukan lantaran vaksin juga baru bisa digunakan dalam beberapa tahun ke depan.

"Kemudian juga ada hal yang paling terpenting itu, kan kita mendapatkan pengumuman informasi yang disampaikan oleh organisasi kesehatan dunia terhadap vaksin dan obat yang kemungkinan itu tidak dalam satu dua minggu atau tidak dalam satu dua bulan ditemukan."

"Tapi dua tahun sampai dua tahun delapan bulan begitu informasinya," katanya.

Sehingga, Jokowi ingin selama menunggu vaksin itu masyarakat tetap bisa produktif tanpa melupakan protokol kesehatan.

Ngabalin mengatakan, Jokowi juga tak ingin masyarakatnya kelaparan akibat ekonomi terhenti selama pandemi covid-19.

"Artinya apa dalam keseharian kita ini bergelut dengan virus ya kan? Itu sebabnya kenapa Bapak Presiden mengatakan harus produktif dan aman."

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved