Inilah Kode Rahasia yang Digunakan saat Pesawat Membawa Mayat yang Diungkap Oleh Pramugari
Inilah kode yang digunakan saat Pesawat membawa mayat yang diungkap oleh pramugari
TRIBUNKALTIM.CO - Inilah kode yang digunakan saat Pesawat membawa mayat yang diungkap oleh pramugari
Awak kabin mengungkap cara mengetahui Pesawat yang membawa mayat saat penerbangan.
Dilansir oleh TribunTravel dari Express.co.uk, sejumlah awak kabin berbagi rahasia yang membuat penumpang penasaran.
Termasuk cara mengetahui apakah ada mayat yang dibawa dalam penerbangan mereka.
Pramugari yang tidak disebutkan namanya mengungkapkan, banyak barang yang dikirim oleh Pesawat melalui penerbangan komersial.
Salah satu yang dibawa adalah mayat yang biasa memiliki kode 'HR'.
Biasanya kode tersebut terdengar di saluran radio mereka.
• Ali Ngabalin Blak-blakan Ungkap Alasan Jokowi Segera Terapkan New Normal, Tak Mau Rakyat Kelaparan
• Bukan Demam, Gejala Ini yang Paling Sering Dirasa Pasien Virus Corona di Indonesia
• Bukan Karena Pandemi Covid-19, Lotte Mart dan Lotte Grosir akan Tutup 8 Gerai di Tahun 2020 Ini
• Kisah Pilu Pelamar CPNS, Lulus Tapi Tak Diundang Pelantikan, Diduga Diskriminasi Peserta Disabilitas
HR merupakan singkatan dari 'Human Remains' yang artinya ada mayat yang dibawa dalam Pesawat.
Bila kamu mendengar kode HR tersebut, kemungkinan besar Pesawat yang kamu tumpangi membawa mayat dengan tujuan yang sama denganmu.
Selain itu, biasanya mayat dikemas dalam kotak yang dilindungi oleh bingkai kayu yang terkunci rapat.
Sehingga tidak banyak orang yang mengetahui apa yang ada di dalamnya.
Kemudian terdapat rahasia lain yang diungkapkan staf maskapai tentang penerbangan yang mungkin tidak diketahui penumpang Pesawat.
Yakni ketika Pesawat jenis kargo akan mengangkut binatang peliharaan dari satu tempat tempat lain.
Meskipun pihak maskapai sudah melakukan tindakan sebaik mungkin, namun ada hal-hal buruk yang tidak dapat dihindari oleh hewan-hewan tersebut, termasuk kebisingan.
Seorang petugas kargo mengungkapkan, dia tidak bisa berada di dalam sana tanpa pelindung telinga karena suara bising yang dihasilkan.
Sehingga tidak bisa dibayangkan apa yang dihadapi oleh hewan-hewan tersebut.
Bila manusia saja tersiksa dengan kebisingan tersebut, hewan pun akan mengalami hal yang sama.
"Tolong orang-orang, pikirkan dua kali sebelum menerbangkan hewan peliharaanmu," tulisnya.
(TribunTravel.com/Gigih Prayitno)
Artikel ini telah tayang di TribunTravel.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/unsplashsebastiangrochowicz-ilustrasi-pesawat.jpg)