Virus Corona di Samarinda

Delapan Anak Buah Kapal dari Makassar Terkonfirmasi Positif Virus Corona

Delapan orang Anak Buah Kapal atau ABK terkonfirmasi positif virus corona atau covid-19, ABK tersebut bersal dari Makassar.

HO Dinkes Kota Samarinda
Petugas Medis Dinkes Kota Samarinda, sedang melakukan uji Swab di Kapal. 

TRIBUN KALTIM. CO, SAMARINDA - Delapan orang Anak Buah Kapal atau ABK terkonfirmasi positif virus corona atau covid-19, ABK tersebut bersal dari Makassar.

Melalui pesan grup bersama awak media, perihal tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda Ismed Kusasih, pada Rabu (3/5/2020).

"Samarinda yang terkonfirmasi 8 orang positif hari ini, semua ABK (Anak buah kapal), 8 Org ABK tersebut tidak ber KTP Samarinda. Kapal dari Makassar ke Balikpapan lalu ke Samarinda," ucapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan kronologis riwayat perjalanan 8 ABK tersebut. Pada screening awal dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP ) Samarinda pada hari Kamis, 28 mei 2020.

Lalu, screening lanjutan oleh tim laboraturium lapangan covid-19 pada hari jumat 29 mei 2020.

Baca juga; Seorang Pemulung di Balikpapan Tewas Dianiaya, Lalu Dibunuh, Pelakunya Dua Anak di Bawah Umur

Baca juga; Begini Cara Pemerintah Pulihkan Situasi Sosial serta Ekonomi Bontang di Tengah Pandemi

Baca juga; Proyek Industri Metanol Bakal Hadir di Kutim, Kadisnakertrans Harapkan Perusahaan Serap Tenaga Lokal

Atas screening tersebut, delapan orang ditetapkan sebagai Pasien dalam Pengawasan (PDP) karena Rapid IFA positif dan dirawat di Rumah Sakit karantina, Bapelkes Kaltim.

Delapan orang ini tidak berdomisili di Samarinda dan tidak pernah turun kapal, karena diberlakukan karantina kapal oleh KKP Samarinda, dan ABK yang lain sudah ditracing, hasilnya negatif.

Lalu pada tanggal 2 Juni 2020, 8 orang ini terkonfirmasi hasil swabnya positif. Semua dirawat di RS Karantina dalam keadaan baik.

Dari kronologi yang disampaikan tersebut untuk jumlah pastinya ABK tersebut, Ismed mengaku tidak mengatahui jumlahnya. "Nggak hapal saya," jawabnya singkat.

Ia juga menyebutkan rasa syukur karena adanya alat Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dimiliki RS Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, sehingga dengan cepat dapat mengatahui hasil swab. "Itu syukurnya sekarang RS AWS punya PCR, jadi sekarang kita bisa swab langsung tahu cepat hasilnya ya," jelasnya. (m14)

IKUTI >>>Update Virus Corona

BIKUTI >>Update Virus Corona di Samarinda

Penulis: Muhammad Riduan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved