HEBOH Artikel PKI di Wikipedia jadi Sorotan, Tengku Zulkarnain Minta Jokowi dan Idham Azis Bertindak
Heboh artikel tentang PKI di Wikipedia jadi sorotan. Ustadz Tengku Zulkarnain sampai minta Presiden Jokowi dan Kapolri Idham Azis bertindak.
Sementara itu Roy Suryo mengatakan dalam Twitternya, bahwa Wikipedia sudah melakukan perbaikan setelah dikritik.
Semula Wikipedia menampilkan foto Soeharto, sekarang hanya lambang PKI.
"Tweeps, ini perbandingan (kiri, sebelum & kanan, sesudah) @idwiki "memperbaiki" tulisan ttg Sejarah 1965-1966 (yg sblmnya ada Logo PKI & Foto Pak @HMSoeharto1921
tsb).
Kita apreasiasi responsnya, Namun saran saya tetap sebaiknya Sejarawan Kredibel ikut menuliskan detail kembali," tulisnya.
• Polisi Anak Buah Idham Azis Tangkap Artis DS, Dugaan Kasus Narkoba, Susul Roy Kiyoshi
Wikipedia dituduh menyesatkan
Peneliti gerakan komunis Hadi Nur Ramadhan menyesalkan informasi tentang PKI di Wikipedia yang keliru dan menyesatkan masyarakat terutama kepada generasi muda pasalnya dalam laman tersebut disebutkan bahwa korban pembantaian tahun 1965 adalah orang-orang yang menjadi bagian dari PKI.
"Saya sangat menyesalkan situs Wikipedia sebagai sumber informasi dan pengetahuan yang banyak dirujuk masyarakat malah seperti itu kami melihat nuansa politis dan keberpihakan sangat jelas serta pembunuhan kepada masyarakat," kata Hadi dikutip dari laman NKRIku.
Direktur Yayasan Tamadun ini menuturkan jika informasi tersebut tidak dirubah maka Wikipedia telah melakukan pembunuhan kepada masyarakat Wikipedia atau dia harus kembali pada situs yang menyampaikan informasi dengan baik dan benar.
Wikipedia harus segera melakukan perbaikan karena merupakan penyesatan sejarah dan informasi kalau ini tidak dipahami dengan baik lalu sejarahnya salah, maka generasi kita ke depan sampai kapanpun akan disesatkan oleh Wikipedia.
• Pria yang Dulu Siap Cium Sepatu Petugas Demi Jasad Istri Akan Gugat Gugus Tugas, Swab Mengejutkan!
• YouTuber Ferdian Paleka Bebas dari Tahanan, Pelapor dan Tersangka Disebut Sudah Berdamai
• Anies Tolak Pemudik Balik ke Jakarta tanpa SIKM, Yunarto Wijaya Tandai Akun Tengku Zul di Twitter
• Ada Rencana Jadwal Pembagian Jam Shalat Jumat, MUI Beri Respon Keluarkan Fatwa Melarang
Hadi juga minta Wikipedia meralat tulisan tersebut agar berimbang, sebab jika PKI disebut korban maka sangat biasa.
Kalau bicara korban, lanjut Hadi, umat Islam juga korban, NU, Muhammadiyah, aktivis PII (pelajar Islam Indonesia) juga korban.
"Bahkan mereka bukan hanya melakukan kudeta tahun 1965 tapi juga tahun 1948 tiga tahun setelah kemerdekaan," jelasnya.
Kala itu masyarakat Indonesia sedang gencar-gencarnya melakukan perlawanan agresi Belanda namun ditikam dari belakang oleh PKI dengan cara melakukan kudeta dan pembantaian.
"Nah ini yang dikatakan korban jadinya siapa?" pungkasnya. (*)