Breaking News:

Wanita Hamil 9 Bulan Ditinggal di Samarinda, SR: Tolong Jangan Cari Suami Saya, Donatur Urung Cari

Wanita hamil 9 bulan ditinggalkan di Samarinda, namun SR meminta agar tak perlu mencari suaminya, donatur urungkan niat mencari suami SR di Malang

Editor: Amalia Husnul Arofiati
KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATON
SR dalam kondisi hamil 9 bulan saat ditemui di rumah kontrakan Jalan Damanhuri, Samarinda, Kaltim, Rabu (3/5/2020). Meski nasibnya pilu, wanita yang hamil 9 bulan dan ditinggalkan di Samarinda tak ingin suaminya dicari, donatur yang bantu persalinan, urungkan niat mencari suami SR di Malang. 

TRIBUNKALTIM.CO - Meski nasibnya pilu, wanita yang hamil 9 bulan dan ditinggalkan di Samarinda tak ingin suaminya dicari, donatur yang bantu persalinan, urungkan niat mencari suami SR di Malang

SR, wanita yang hamil 9 bulan dan ditinggalkan suami yang pamit pulang kampung lalu hilang tanpa kabar ini pasrah tak ingin suaminya dicari.

Sempat frustasi biaya persalinan dan bergantung hidup dari tetangga, SR mendapatkan sejumlah bantuan, SR bersyukur dan tak ingin suaminya dicari.

Seperti dikutip dari kompas.com, bantuan untuk SR (38), seorang istri hamil sembilan bulan yang ditinggal suaminya di Samarinda, Kalimantan Timur, terus berdatangan.

Bantuan tersebut berupa uang, sembako, perlengkapan bayi, tanggungan biaya persalinan, hingga tawaran adopsi anak.

“Hari ini kami antar daster buat ibunya, popok, bedak, sabun mandi, dan pakaian untuk kebutuhan bayinya.

Wanita Hamil 9 Bulan Ditinggalkan di Samarinda, Suami Siri Pulang Kampung lalu Hilang tanpa Kabar

Ditinggal Mantan Menikah, Begini Pembalasan Wanita Ini, Kerja Sama dengan Nenek hingga Bikin Cerai

Kena Batunya, Pria Tipu Tukang Ojol yang Minta Antar ke Solo Lalu Ditinggal Kabur, Ditolak Keluarga

Janji Ceraikan Istri dan Nikahi Korban, Sopir Truk di Blitar Setubuhi Siswi SMA hingga Hamil

Bantuan terus mengalir, insya Allah cukup untuk kebutuhan setelah lahir,” ungkap Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC-PPA) Kaltim Rina Zainun yang mendampingi SR kepada Kompas.com, Jumat (5/6/2020).

Selain bantuan pakaian, sembako, dan uang, ada juga tawaran adopsi datang dari para donatur. Namun, dirinya tak memperbolehkan, termasuk SR sendiri.

“Banyak yang mau adopsi bayi itu setelah lahir, tapi kami enggak mau. Karena garis seorang ibu, biar bagaimana pun tetap pelihara sendiri anaknya,” terang dia.

Tak hanya itu, sudah ada empat yayasan juga menawarkan diri untuk menampung SR dan bayinya setelah lahir.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved