Breaking News:

Berita PEmkab Kutai Timur

Dukung TMMD ke-108, Pemkab Kutai Timur Alokasikan Rp 2,5 Miliar

Kegiatan yang dimulai 31 Juni 2020 mendatang itu juga akan dilaksanakan di Kabupaten Kutai Timur, sebagai bagian dari Kodam VI Mulawarman

TRIBUNKALTIM.CO/MARGARET SARITA
RAKORNIS TMMD - Bupati Kutai Timur Ismunandar bersama Komandan Kodim 0909 Sangatta Letkol CZI Pabatte mengikuti rapat koordinasi teknis (rakornis) yang digelar secara virtual, Selasa (9/6/2020) di Makodim 0909 Sangatta. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali digelar secara nasional. Kegiatan yang dimulai 31 Juni 2020 mendatang itu juga akan dilaksanakan di Kabupaten Kutai Timur, sebagai bagian dari Kodam VI Mulawarman.

Ada empat Kodim yang terpilih menjadi tempat pelaksanaan TMMD. Selain Kodim 0909 Sangatta, juga Kodim 0911 Nunukan, Kodim 1005 Marabahan dan Kodim 1006 Martapura.

Hal ini terungkap dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang digelar secara virtual, Selasa (9/6/2020), dan diikuti oleh Bupati Kutai Timur Ir H Ismunandar MT, Dandim 0909 Sangatta Letkol CZI Pabatte dan perwakilan jajaran di lingkungan Kodim 0909.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ismunandar mengatakan TMMD sangat berarti bagi masyarakat. Beberapa kegiatan TMMD sudah dinikmati masyarakat. Mulai dari jalan pendekat di Kecamatan Batu Ampar yang mendekatkan Kecamatan Rantau Pulung dan Muara Bengkal.

Ada pula jalan yang menghubungkan antar desa di Kecamatan Sangkulirang, dan pada TMMD tahun ini, akan dibangun jalan pendekat di Kecamatan Kaliorang.

“Tepatnya di desa Bukit Harapan dan Desa Bangun Jaya. Jalan pendekat sepanjang 3,5 Km dengan alokasi anggaran dari Pemkab Kutim sebesar Rp 2,5 miliar,” ungkap Ismunandar.

Senada, Dandim Pabatte mengatakan TMMD merupakan program utama dari Kodim 0909 Sangatta. Dari hasil rakornis diketahui, banyak daerah yang batal melaksanakan TMMD, karena keterbatasan anggaran.

“Saya sangat berterima kasih sekali, di Kabupaten Kutai Timur, pemerintah daerahnya tetap mengalokasikan anggaran untuk TMMD, di tengah kondisi melawan penyebaran Covid 19,” ungkap Pabatte.

Mengusung tema kegiatan "Pengabdian untuk Negeri", kata Pabatte, program TMMD kali ini juga menyasar pembangunan jembatan, rehabilitasi mushola di desa setempat serta rehabilitasi rumah tak layak huni yang ditempati seorang warga miskin dan hidup sebatang kara.

“Semua kegiatan kita mulai 31 Juni 2020 mendatang. Dengan melibatkan personel TNI dan masyarakat sebanyak 650 orang. Pastinya masyarakat di dua desa yang menjadi lokasi TMMD, kami libatkan untuk bersama membangun. Karena ini adalah kegiatan gotong royong antara TNI dan masyarakat,” ungkap Pabatte.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/sar)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved