Diskusi Ngobrol Pintar, Kukar Pintar Jadi Wadah Pembelajaran Jarak Jauh
Kukar Pintar diluncurkan dengan tujuan menjangkau pembelajaran aktif di 13 kecamatan di Kukar.
Awalnya Kukar Pintar diluncurkan ketika unjuk praktik baik Kukar November tahun lalu, dan berkembang menjadi pembelajaran jarak jauh pada masa pandemik. Bupati kami sangat memprioritaskan sector pendidikan,” ujarnya.
Agusilfridimalis turut berbagi perencanaannya kedepan yaitu akan ada sosialisasi manajemen berbasis sekolah di 11 kecamatan dan merencanakan pembelajaran jarak jauh yang dapat di laksanakan di awal tahun.
Dalam diskusi, Emy Rosana, selaku Kasi Pembelajaran dan Kurikulum Dinas Pendidikan Kukar berbagi kisah tentang portal Kukar Pintar yang diinisiasinya.
Awalnya format Kukar Pintar hanya seperti google classroom, namun sekarang ada fitur belajar berupa seperangkat pembelajaran lengkap di dalam format Kukar Pintar mulai dari RPP, LKPD, Video.
Di dalam pelaksanaannya, Kukar Pintar merekrut fasda layer dua sebanyak 50 fasilitator daerah.
Sekarang tim Kukar Pintar berjumlah 60 fasilitator daerah. Selain fitur belajar, Kukar Pintar mempunyai kanal YouTube tersendiri dan tes online untuk siswa-siswinya.
Dalam kesempatan ini, Sasha Ariyanto berbagi empat dukungan lancarnya Kukar Cerdas tidak terlepas dari:
1. Fasilitator-fasilitator rumah belajar yang turut meramaikan Kukar Cerdas dalam membantu untuk mengajar di saluran YouTube Kukar Cerdas.
2. Akun streamyard yang difasilitasi oleh Dinas Komunikasi dan Informasi Kukar yang turut membantu berlangsungnya Kukar Cerdas.
3. Penerbit nasional, Erlangga yang menstimulasi semangat siswa-siswi yang mengikuti pembelajaran jarak jauh di Kukar Cerdas dengan hadiah pulsa
4. Tanoto Foundation dengan unsur pembelajaran aktif MIKiR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi, Refleksi) agar para siswa ikut terlibat penuh dalam proses pembelajaran walaupun jarak jauh.
Setelah pemaparan Kukar Pintar dan Kukar Cerdas, Sandra Lakembe, selaku Government and Liaison Officer membuka sesi tanya jawab.
Dalam sesi tanya jawab, Ikhsanuddin Noor memaparkan bahwa kunci sukses dari pembelajaran jarak jauh yang dilakukan Kukar Pintar dan Kukar Cerdas tidak terlepas dari dukungan penuh Bupati Kutai Kertanegara.
Bahkan, Bupati mengalokasikan 30% anggaran untuk pendidikan. Di dalam penganggaran portal Kukar Pintar, Emy berpesan untuk memperhatikan anggaran untuk beban biaya per bulan akun Stremyard Premium, peralatan seperti kamera, mic, dan pembayaran pembuatan website beserta hostingnya.
Baca Juga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ngobrol-pintar-empat-kabupaten-kota-lintas-provinsi-melalui-aplikasi-zoom.jpg)