Minggu, 12 April 2026

Virus Corona di Berau

Cara Polres Berau Terapkan Markah Jalan ala Physical Distancing, Konsep Penerapan Protokol Kesehatan

Upaya menerapkan disiplin protokol kesehatan covid-19 bagi para pengendara kendaraan bermotor maka Satuan Lalu lintas Polres Berau.

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM
Upaya menerapkan disiplin protokol kesehatan covid-19 bagi para pengendara kendaraan bermotor maka Satuan Lalu lintas Polres Berau melakukan pemasangan markah jalan ala physical distancing di setiap traffic light di Kota Tanjung Redeb, Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (15/7/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Upaya menerapkan disiplin protokol kesehatan covid-19 bagi para pengendara kendaraan bermotor maka Satuan Lalu lintas Polres Berau melakukan pemasangan markah jalan ala physical distancing di setiap traffic light di Kota Tanjung Redeb, Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur.

Markah jalan tersebut berupa penanda berhenti setiap pengendara saat lampu merah agar bisa jaga jarak satu sama lain.

Kasat Lantas Polres Berau AKP Anak Agung Ngurah Alit Saputra menjelaskan penerapan markah jalan physical distancing di traffic light merupakan langkah Sat Lantas polres Berau dalam upaya memutus rantai penyebaran virus Corona atau covid-19.

"Selain menjaga jarak setiap pengendara, markah tersebut juga bertujuan untuk memberi edukasi bagi masyarakat bahwa era adaptasi kebiasaan baru atau new normal kita wajib mengikuti protokol kesehatan baik di ruang publik maupun saat berkendara," jelasnya kepada TribunKaltim.co pada Rabu (15/7/2020).

Baca Juga: BREAKING NEWS Miliki Komorbid Jantung, Satu Pasien Covid-19 di Balikpapan Meninggal Dunia

Baca Juga: Mall di Balikpapan Dilematis Selama New Normal, Ketua APPBI Kaltim: Ramai Khawatir, Sepi Khawatir

AKP Anak Agung Ngurah Alit Saputra juga menjelaskan penambahan markah jalan tersebut karena melihat masih banyak pengendara yang tidak mengindahkan protokol kesehatan covid-19 seperti jaga jarak dan tidak menggunakan masker.

Markah physical distancing itupun rencananya akan dipasang disetiap traffic light di Kota Tanjung Redeb.

"Untuk saat ini baru kita pasang tiga dan target kami semua traffic light dipasang markah physical distancing jadi ada sekitar 10 traffic light kita pasangkan markah tersebut," pungkasnya

Kasat lantas polres Berau itupun berharap marah physical distancing tidak disalah artikan terutama para pemuda yang menganggap markah tersebut mirip tempat start dalam setiap balapan roda dua.

"Harapan kita tidak disalahgunakan terutama kawula muda yang sementara mencari jati diri yang masih hobi balapan tolong jangan disalahartikan hal ini.

Baca Juga: Terima 18 Hasil Swab, Skrining Satu Pedagang Pasar Pandasari Balikpapan Positif Covid-19

Baca Juga: Hasil Swab Pedagang di Pandansari Positif Covid-19, Walikota Balikpapan Bimbang Tutup Pasar

"Jangan dilihat konotasinya bahwa ketika lampu hijau langsung di tancap gas seperti MotoGP jadi saya himbau jangan seperti itu kita harus sama-sama sadar bahwa covid-19 ini masih ada mari kita sama-sama berbuat untuk memutus rantai covid-19," tegasnya.

Pemasangan markah physical distancing itupun mendapat respon positif dari pengendara roda dua.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved