Breaking News:

Virus Corona di Balikpapan

Pandemi Corona, Cara Pembayaran via Digital, Dukung Penerimaan Zakat di Balikpapan

Di masa pandemi covid-19 atau Corona yang masih terjadi, digitalisasi merupakan solusi untuk memudahkan kehidupan masyarakat

TRIBUNKALTIM.CO/HERIANI AMIR
RUMAH ZAKAT - Tim Rumah Zakat Balikpapan menerima pembayaran di kantor operasionalnya di Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Di masa pandemi covid-19 atau Corona yang masih terjadi, digitalisasi merupakan solusi untuk memudahkan kehidupan masyarakat.

Termasuk dalam pembayaran zakat, infak, sedekah dan lainnya. Termasuk dalam pembelian hewan kurban.

Meski wabah covid-19 masih melanda di dunia, termasuk Balikpapan, animo masyarakat untuk menjalankan ibadah kurban tetap tinggi.

Hal ini diungkap Marwah, Branch Manager Rumah Zakat Balikpapan. "Hingga malam hari, masih ada masyarakat yang menyalurkan zakatnya khusus untuk berkurban," ujarnya kepada TribunKaltim.co pad Minggu (2/8/2020).

Kabar Terkini Kondisi 4 Pasien Corona di Bulungan, Satu Orang Dirawat Khusus di Tarakan

Maket Tempur Jadi Materi Terakhir Latihan Tombak Sakti Prajurit TNI Yonif 611/Awang Long

Fasilitas pembayaran zakat secara daring, sudah di galakkan beberapa tahun belakangan. Di tengah situasi pandemi wabah saat ini, untuk mendukung pemutusan mata rantai penyebaran virus corona, beribadah tetap bisa di lakukan tanpa harus keluar rumah.

Pembayaran dan penyaluran zakat yang terintegrasi secara digital dinilai lebih akan, efektif dan efisien. Serta menjadi solusi untuk menghindari kerumunan.

"Selain datang ke kantor kami, berdonasi juga bisa dilakukan secara online, bisa transfer bank, dompet digital atau website resmi kami. Pelaporannya langsung kita lakukan, termasuk pembacaan doanya," jelasnya.

Masyarakat tidak perlu kesulitan lagi membayar zakat, infak dan sedekah dimana lazimnya yakni mendatangi petugas amil zakat di masjid.

Marwah melanjutkan, donasi yang masuk, akan kembali di salurkan ke masyarakat Balikpapan dan sekitarnya, hingga daerah lain yang membutuhkan.

NEWS VIDEO Update Haji 2020: Belum Ada Laporan Jemaah Haji yang Terinfeksi Corona

Sempat Ada Ratusan Terinfeksi Covid-19, Anies Bocorkan Titik Ini Kini Aman dari Virus Corona

Lebih lanjut, ia menyebut Rumah Zakat memiliki program tersendiri khusus untuk kurban, yakni Superqurban.

Dimana donasi yang masuk, akan di belikan sapi, dipotong dan diolah menjadi kornet dan rendang kalengan.

Hasil olahan ini bisa bertahan hingga 3 tahun. Sehingga dengan beribadah berkurban, masyarakat juga membantu pemberian gizi masyarakat membutuhkan, hingga ketahanan pangan.

"Misalnya yang berkurban orang Balikpapan, nanti setelah di potong dan diolah menjadi kornet dan rendang, akan di kembalikan lagi ke Balikpapan untuk disalurkan disini. Total donasi untuk kurban yang masuk, khusus Balikpapan, hingga ratusan juta rupiah," pungkasnya.

( TribunKaltim.co )

Penulis: Heriani AM
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved