Breaking News:

UPDATE Virus Corona di PPU, 4 Pegawai Kontak Erat Almarhum Kepala Damkar Sudah Isolasi Mandiri

Empat pegawai Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Penajam Paser Utara

Penulis: Dian Mulia Sari | Editor: Budi Susilo
Freepik.com
Ilustrasi - Virus Corona atau covid-19. Empat pegawai Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Penajam Paser Utara atau Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang merupakan kontak erat alhamrhum kepala damkar, Yogyana yang meninggal dunia diduga akibat covid-19 telah menjalani work from home dan isolasi mandiri. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Empat pegawai Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Penajam Paser Utara atau Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang merupakan kontak erat alhamrhum kepala damkar, Yogyana yang meninggal dunia diduga akibat covid-19 telah menjalani work from home dan isolasi mandiri.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Hadi Saputro. Keempat pegawai tersebut merupakan kontak erat dari almarhum Yogyana, saat itu sekira pada tanggal 7 sampai 10 Agustus 2020, mereka secata keperluan administrasi meminta tanda tangan kepada alhamrhum.

"Sebelum beliau meninggal kemarin itu memang ada teman-teman dikantor yang secara administrasi meminta tanda tangan beliau, jadi beberapa teman (4 orang) itu sudah kita wfh-kan, setelah mereka kemtemu beliau waktu itu," kata Hadi, Kamis (20/8/2020).

14 Hari Sisa, Lengkapi Syarat Gunung Boga jadi Tempat Wisata Alam, Jika Tidak Masuk HGU Perusahaan

NEWS VIDEO Takmir Masjid Nurul MuMinin Samarinda Jelaskan Tanda Batas Shaf di Lantai Masjid

Lebih lanjut, Hadi menjelaskan, sejak tanggal 6 atau 7 Agustus 2020 almarhum kepala Damkar sudah tidak lagi masuk kerja usai mengantarkan istrinya yang diketahui juga terpapar covid-19.

"Sebelum istrinya sakit itu beliau sudah tidak masuk kerja, sejak tanggal 6 atau 7 (Agustus 2020) sudah tidak kerja, saat beliau mengantarkan istrinya ke BPP, beliau sudah bilang WFH secara pribadi," jelas dia.

Sementara itu, Hadi mengatakan pihak Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan PPU telah melakukan konsultasi kepada Sekretaris Daerah PPU, Ahmad dan Asisten III Bidang Administrasi Umum PPU, Surodal untuk menerapkan WFH bagi seluruh pegawai.

"Kita memang sudah konsultasikan kepada pak asisten dan pak sekda untuk membuat surat WFH untuk keseluruhan, tetapi kita sudah memohon dan konsultasi kepada pimpinan," kata Hadi.

(TribunKaltim.co)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved