Breaking News:

Pasangan Bajo Tantang Gibran di Pilkada Solo, Refly Harun Justru Curiga Ada Konspirasi

Pasangan yang menamakan diri Bajo itu akan menantang Gibran Rakabuming - Teguh Prakosa di Pilkada Solo.

Channel YouTube Refly Harun
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun 

"Orang tersebut seperti meledek, cukup tukang jahit dan ketua RW yang menantang Gibran," katanya.

Menurut Refly, sejauh ini tidak ada yang berani mengajukan diri sebagai penantang Gibran-Teguh.

Ia menyinggung latar belakang pasangan Bajo itu yang berasal dari orang biasa, yakni Bagyo adalah penjahit dan Supardjo adalah ketua RW.

Selain itu, Refly menyoroti Kota Solo yang menjadi basis suara PDIP.

"Yang berani orang biasa saja. Satu tukang jahit, satu kepala RW yang kita tahu kekuatan ekonominya seperti apa," ungkit pengamat politik itu.

"Untuk memenangkan kontestasi pilkada, kalau tidak ada sentimen yang luar biasa, rasanya berat. Apalagi ini di 'kandang banteng' dan di halaman presiden," lanjutnya.

Refly justru menduga lolosnya pasangan Bajo karena ada konspirasi.

Diketahui sebelum pasangan itu muncul, Gibran-Teguh diprediksi tidak memiliki penantang alias melawan kotak kosong.

"Jadi saya malah berpikir pakai konspirasi teori jadinya," ungkap Refly.

"Jangan-jangan penyelenggara pemilu sengaja meloloskan pasangan ini agar Gibran tidak melawan kotak kosong dan tidak menghadapi sentimen kotak kosong," terangnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved