Breaking News:

Kapal Ferry yang Tenggelam di Kutai Timur Ditarik Pemilik Kapal, Satu ABK Masih dalam Pencarian

Tiba di perairan Desa Sempayau Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (8/9/2020).

Penulis: Margaret Sarita | Editor: Budi Susilo
HO/BASARNAS
Proses pencarian oleh tim gabungan di sungai Desa Sempayau, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur. 

Penumpang kapal ferry yang ikut tenggelam adalah tiga unit mobil dengan lima penumpang dan tiga orang ABK.

Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Ardi yang Tenggelam di Sungai Mahakam

Penambang Pasir yang Tenggelam di Sungai Kayan Ditemukan Sekitar 2 Nautical Mile dari Lokasi Awal

Ketiga unit mobil tersebut adalah, Toyota Hilux pick up, warna hitam, KT 8815 GH, dikendarai oleh Sudirman, Daihatsu Grand Max warna silver, Nopol : S 9987 J yang dikendarai oleh Mastuti dan kini sudah ditarik ke darat pasca timbul di permukaan usai tenggelam bersama kapal ferry.

Serta mobil Daihatsu Grand Max warna putih, bermuatan bahan bangunan yang tenggelam dan belum ditemukan hingga kini.

Selain itu, satu ABK KMP Samboja, Haidil yang ikut tenggelam dan hingga kini belum ditemukan, juga dalam proses pencarian tim gabungan.

Diduga Gelombang Air Masuk Depan Kapal

Kapal feri kayu bernama lambung Samboja bermuatan tiga unit kendaraan roda empat, dengan lima penumpang serta tiga anak buah kapal mengalami kecelakaan air.

Kapal tersebut tenggelam di perairan Desa Sempayau, Kecamatan Sangkulirang, Kebupaten Kutai Timur, Senin (7/9/2020) malam.

Informasi yang dihimpun, kapal yang dinahkodai Yuspiansyah (30), kehilangan kendali usai berpapasan dengan kapal bermuatan sayur.

“Diduga, gelombang air dari kapal pengangkut sayur, masuk ke bagian depan kapal feri KMP Samboja. Sehingga membuat kapal tersebut oleng dan susah dikendalikan,” ungkap Kapolres Kutai Timur, AKBP Indras Budi Purnomo didampingi Kapolsek Sangkulirang, Iptu Arif Ridho, Selasa (8/9/2020).

Nahkoda, menurut Iptu Arif Ridho, sudah berusaha menyandarkan kapal ke tepi sungai. Namun, gelombang air yang masuk ke dalam kapal terlalu banyak. Sehingga kapal tersebut tenggelam beserta muatannya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved