Virus Corona di Samarinda

Pembatasan Aktivitas Jam Malam Lantaran Pandemi Covid-19, Begini Tanggapan PHRI Samarinda

Pembatasan aktivitas yang dimaksud, utamanya di malam hari seperti berjualan, berkumpul, berbelanja, berolahraga, dan sebagainya.

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HP
PERHOTELAN - Sejumlah hotel di Kawasan Kota Samarinda Kalimantan Timur, Selasa (8/9/2020) malam. 

Disampaikan sebelumnya Walikota Samarinda Syaharie Jaang dalam rilisnya bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengambil sikap.

Yaitu pertama Perwali nomor 43 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 ( covid-19 ) di Kota Samarinda.

"Harus segera diterapkan mengingat jumlah pertambahan kasus positif covid19 di samarinda sudah berada dalam tingkat mengkhawatirkan. Percepatan angka kematian akibatt Virus ini telah mencapai 6,4 % di atas angka nasional," ucapnya saat berada di Conference pers di Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, Senin (7/9/2020) siang.

Walikota Samarinda Syaharie Jaang dalam rilisnya bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Satuan Tugas Penanganan Corona mengambil sikap dalam mengatasi penyebaran covid-19 di Kota Samarinda, Senin (7/9/2020).
Walikota Samarinda Syaharie Jaang dalam rilisnya bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Satuan Tugas Penanganan Corona mengambil sikap dalam mengatasi penyebaran covid-19 di Kota Samarinda, Senin (7/9/2020). (TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN)

Selanjutnya, mulai hari ini (Senin, 7 September 2020). Pemkot Samarinda mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan di seluruh wilayah Kota samarinda.

"Masyarakat diminta untuk mematuhi semua ketentuan yang telah dibuat, diantaranya diwajibkan untuk memakai masker, menjaga jarak minimal 1 meter, mencuci tangan dan menghindari kerumunan," ucapnya.

"Masyarakat harus membatasi aktivitas, utamanya di malam hari seperti berjualan, berkumpul, berbelanja, berolahraga, dan sebagainya sampai dengan pukul 10 malam, sehingga mampu mengurangi kerumunan di tempat dan fasilitas-fasilitas umum dalam Kota samarinda," tambahnya.

(TribunKaltim.co/M Riduan)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved