Segera Cair, Menaker Beber 3,5 Juta Penerima BLT BPJS Tahap III, Cara Cek Nama Agar Tak Terlewat
Segera cair, Menaker beber 3,5 juta penerima BLT BPJS tahap III, cara cek nama agar tak terlewat
TRIBUNKALTIM.CO - Segera cair, Menaker beber 3,5 juta penerima BLT BPJS tahap III, cara cek nama agar tak terlewat.
Jadwal pencairan Bantuan Langsung Tunai ( BLT) atau subsidi gaji karyawan tahap III segera tiba.
Menteri Ketenagakerjaan atau Menaker Ida Fauziyah menuturkan pihaknya sudah menerima 3,5 juta data terverifikasi dari BPJS Ketenagakerjaan.
Jumlah penerima Bantuan Subsidi Upah di tahap III ini lebih banyak dibandingkan dua tahap sebelumnya.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menerima data 3,5 juta calon penerima subsidi upah (BSU) atau subsidi gaji.
Para pekerja tersebut berpenghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan.
• Tak Sepakat Gesekan TNI dan Polri Karena Cemburu Soal Gaji, Profesor Ini Beri Sindiran Keras di ILC
• SERU di ILC Bahas Tragedi Ciracas, Jenderal Eks Kepala BIN Sutiyoso Soroti TNI Layaknya Petinju
• ILC TV One Tadi Malam Bahas Sumbar Belum Pancasilais? Ustadz Abdul Somad Beri Penjelasan Menohok
• Serunya ILC TV One Tadi Malam, Hasril Chaniago Ungkit Sejarah Keluarga Arteria Dahlan? Siapa Dia?
"Hari ini, Selasa, 8 September 2020, dilangsungkan serah terima data calon penerima subsidi gaji/upah tahap III dari BPJS Ketenagakerjaan kepada Kementerian Ketenagakerjaan," ujarnya melalui konferensi pers secara virtual, Selasa (8/9/2020).
Ida Fauziyah mengatakan serah terima data ini merupakan lanjutan serta pelengkap data penerima subsidi gaji yang telah disalurkan oleh BPJS Ketenagakerjaan sebelumnya.
"Dengan adanya 3,5 juta data yang diserahkan BPJS Ketenagakerjaan pada hari ini, maka total data calon penerima subsidi gaji/upah dari I, II, dan III adalah 9 juta," kata dia.
Rincian data tersebut meliputi tahap I pada 24 Agustus 2020 sebanyak 2,5 juta data, tahap II pada 1 September 2020 sebanyak 3 juta data dan tahap III yakni 3,5 juta data.
"Mekanisme penyaluran subsidi gaji/upah tahap III masih sama dengan tahap sebelumnya.
Di mana data yang telah diserahterimakan akan dilakukan check list oleh Kemnaker terlebih dahulu.
Sesuai dengan Juknis, Kemnaker memiliki waktu 4 hari untuk melakukan check list," jelas Ida.
Nantinya data tersebut akan diserahkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) untuk segera dicairkan subsidi gajinya melalui rekening bank penyalur.
Pemerintah menargetkan penyaluran subsidi gaji senilai Rp 600.000 per bulan akan dituntaskan hingga akhir September 2020 kepada 15,7 juta pekerja yang berpenghasilan di bawah Rp 5 juta.
Hal ini sesuai dengan kriteria yang diatur dalam Permenaker Nomor 14 Tahun 2020.
Cara Cek Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
Penerima BLT Rp 600 ribu dari pemerintah haruslah pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp 5 juta.
Selain itu, pekerja tersebut juga harus terdaftar aktif sebagai peserta BPJS Ketenegakerjaan.
Lantas bagaimana cara mengecek apakah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan?
Dikutip dari laman resmi BPJS Ketenagakerjaan melalui Kontan.id, cara cek status kepesertaan bisa melalui beberapa metode berikut ini:
- Via website
Untuk mengecek status kepesertaan dan saldo, bisa dilakukan melalui laman sso.bpjsketenagakerjaan.go.id.
Apabila belum terdaftar di laman tersebut, bisa melakukan registrasi dengan cara:
1. Masuk ke https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/.
2. Pilih menu registrasi.
3. Isi formulir sesuai dengan data, yang terdiri dari:
- Nomor KPJ Aktif
- Nama
- Tanggal lahir
- Nomor e-KTP
- Nama ibu kandung
- Nomor ponsel dan email.
- Apabila berhasil, kamu akan mendapatkan PIN.
- PIN dikirim melalui email dan SMS dari nomor ponsel yang didaftarkan.
- Berikut cara cek kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan via website:
1. Masuk ke https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/
2. Masukkan alamat email di kolom user.
3. Masukkan kata sandi.
4. Setelah masuk, pilih menu layanan.
- Via aplikasi BPJSTK Mobile
1. Unduh aplikasi BPJSTK Mobile di Android, iOS, dan BlackBerry.
2. Lakukan registrasi terlebih dahulu untuk mendapatkan PIN.
Syarat registrasi di aplikasi BPJSTK Mobile antara lain Nomor KPJ (ada di kartu BPJS Ketenagakerjaan), NIK e-KTP, dan tanggal lahir, dan nama.
3. Setelah terdaftar dan login, peserta dapat mengetahui status kepesertaan BPJAMSOSTEK.
4. Kemudian pilih di "Kartu Digital".
5. Setelah muncul tampilan kartu digital BPJS Ketenagakerjaan, klik di tampilan tersebut.
Bagian bawah akan terlihat status kepesertaan BPJS TK (aktif/tidak aktif).
• Tinggal Sehari Lagi, Begini Cara Mudah Daftar Bantuan UMKM, Rp 2,4 Juta Langsung Masuk Rekening
• TERKUAK SOSOK Wanita yang Bersama Ketua DPRD Lebak Sebelum Meninggal di Hotel, Inisial dan Kronologi
• Diajak Pesta Miras, Gadis Belia Jadi Korban Pemerkosaan, Lima Pelaku Sudah Ditangkap
- Via kantor BPJS Ketenagakerjaan
Cara cek status kepesertaan yang paling tradisional adalah datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan.
Peserta BPJS Ketenagakerjaan juga harus membawa persyaratan untuk mengecek kepesertaan.
4 Hari Lagi Cair
Jadwal pencairan BLT subsidi gaji Rp 600.000 akan dilakukan mulai empat hari ke depan.
Sesuai dengan petunjuk teknis, Kemnaker memiliki waktu empat hari untuk melakukan check list data yang diserahkan BPJS Ketenagakerjaan sebelum menyerahkan data yang lolos verifikasi ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).
KPPN kemudian akan memberikan dana BSU bantuan Rp 600.000 kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebagai penyalur yang kemudian akan mentransfer bantuan BPJS atau BLT BPJS untuk empat bulan ke rekening pribadi pekerja baik di bank negara maupun bank swasta.
Data Kemnaker menunjukkan, sampai dengan Senin (7/9/2020) subsidi gaji Rp 600.000 telah diberikan kepada 2.311.237 pekerja atau 92,45 persen dari calon penerima tahap I sebanyak 2,5 juta orang.
Sedangkan untuk tahap II, jumlah subsidi gaji karyawan yang sudah tersalurkan sebanyak 1.386.059 atau 46,20 persen dari total calon penerima 3 juta orang.
Baca juga: Tiga Hari Landa Banjir, Satu Keluarga di Waru Terpaksa Mengungsi di Rumah Tetangga
Baca juga: RS Pupuk Kaltim Operasikan Lab Biomolekular PCR, Rahmad: Bisa Tingkatkan Penanganan Covid di Bontang
Baca juga: Dapat Laporan dari Warga, PMK Tarakan Evakuasi Ular Sendok Jawa
Baca juga: Penyaluran BLT Tahap III di Berau Ditunda, Cek Dulu Data Penerima Agar tak Dobel dan Tepat Sasaran
Untuk memperlancar kelancaran penyaluran, Ida meminta BPJS Ketenagakerjaan untuk berkomunikasi dengan pemangku kepentingan agar kendala dapat diminimalkan.
Beberapa kendala itu seperti duplikasi rekening, rekening tidak aktif, rekening pasif, tidak valid, telah dibekukan dan tidak sesuai NIK.
"Kami mengimbau kepada pemberi kerja atau perusahaan beserta para pekerja untuk membangun komunikasi dan dialog terkait data rekening para pekerja guna memastikan tidak ada kesalahan dalam pelaporan rekening ke BPJS Ketenagakerjaan."
"Sehingga penyaluran subsidi gaji atau upah tepat sasaran," ujar Ida.
Ia menjelaskan, masih banyaknya pekerja yang belum menerima subsidi gaji karyawan atai bantuan Rp 600.000 lantaran proses penyaluran pencairan BLT masih terus berjalan untuk memastikan tepat sasaran.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Subsidi Gaji Tahap III, Data 3,5 Juta Calon Penerima Sudah di Tangan Pemerintah", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2020/09/08/183703326/subsidi-gaji-tahap-iii-data-35-juta-calon-penerima-sudah-di-tangan-pemerintah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/blt-bpjs-ketenagakerjaan-tahap-3-segera-cair-35-juta-rekening-bakal-terima-bantuan.jpg)