Breaking News:

Kejari PPU Geledah Kantor KPU

Kejari Penajam Paser Utara Temukan Kerugian Negara Rp 300 Juta, Terkait Pilkada di Tahun 2018

Kejaksaan Negeri Kabupaten Penajam Paser Utara ( Kejari PPU ) Provinsi Kalimantan Timur.

TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Kejari PPU melakukan penggeledahan di Kantor KPU Penajam Paser Utara, Senin (14/9/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Kejaksaan Negeri Kabupaten Penajam Paser Utara ( Kejari PPU ) Provinsi  Kalimantan Timur melakukan penggeledahan dan penyitaan di Kantor Komisi Pemilihan Umum atau KPU PPU, Senin (14/9/2020).

Penggeledahan dilakukan terkait dugaan pengadaan barang saat pelaksana kegiatan pilkada pada tahun 2018 silam.

Diketahui kegiatan pilkada pada tahun 2018 silam tersebut disuguhkan dengan anggaran dana hibah sebesar Rp. 26 miliar akan tetapi yang digunakan pada waktu itu hanya sebesar Rp 21 miliar.

Kepala Kejaksaan Negeri atau Kejari PPU, I Ketut Kasna Dedi mengatakan kepada TribunKaltim.co.

Saat ini menemukan penyelewengan sebanyak Rp 300 juta dari anggaran Rp 1 miliar.

Baca Juga: Percobaan Vaksin Covid-19 Sinovac, Diklaim Aman Digunakan oleh Kalangan Lansia

Baca Juga: 16 Kasus Baru Covid-19 di Yogyakarta, Berasal dari Klaster Warung Solo Sudah Meluas

Sementara saat ini pihaknya masih akan terus menggali anggaran Rp 20 miliar lainnya.

"Kalau dari dokumen yang sudah kami pegang ya, itu dari satu milyar saja sudah ketemu 300 juta, itu baru 1 milyar anggaran sudah kami temukan 300 miliar. Masih ada 20 milyar yang kami gali. Terkait pelaksanaan pilkada tahun 2018," kata Kasna kepada TribunKaltim.co.

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Berau, Pasien Covid-19 Kembali Bertambah 8, Didominasi Klaster Pertanahan

Halaman
123
Penulis: Dian Mulia Sari
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved