Minggu, 3 Mei 2026

Permintaan PACNet Meningkat 20 Persen Selama Pandemi Covid-19 di Balikpapan

Transformasi digital makin berkembang di Indonesia. Permintaan akan jasa layanan internet pun terus meningkat.

Tayang:
Penulis: Heriani AM | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Perwakilan TRJA Yogi Kurniawan saat bincang bersama media di Decave Klandasan Balikpapan, Senin (14/9/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Transformasi digital makin berkembang di Indonesia. Permintaan akan jasa layanan internet pun terus meningkat. Apalagi, digitalisasi erat berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Apalagi dimasa pandemi Covid-19 yang dirasakan saat ini.

Teknologi digital bisa dikatakan sebagai kebutuhan primer. Untuk bekerja, bersekolah, dan melakukan kegiatan sehari-hari, membutuhkan teknologi dan layanan internet.

Hal ini memicu terjadinya peningkatan permintaan layanan internet.

Di Balikpapan, ada perusahaan penyedia layanan internet yang mulai menjangkau pulau-pulau besar Tanah Air. Yakni PT PT Transkon Jaya Tbk (TRJA).

Baca Juga:Sepak Terjang TRJA Perkuat Lini Bisnis Penyedia Internet di Balikpapan Hingga Sulawesi

Baca Juga:Kemendikbud Bagikan Kuota Internet Gratis, Simak Caranya, Hari Ini Terakhir Setor Nomor HP!

"Selama pandemi, kita kebanyakan orderan khusus ritel. Ada peningkatan, hanya tidak terlalu signifikan. Karena kalau di dalam kota, kompetitor cukup banyak. Dan kita fokusnya memang di korporat," ujar Head of Sales and Project TRJA, Yogi Kurniawan dalam bincang bersama media, Senin (14/9/2020).

Kendati begitu, TRJA banyak menjangkau wilayah perkebunan, yang memang ekosistemnya relatif banyak di Kalimantan.

"Untuk beberapa customer di perkebunan, ada sekolah atau kegiatan belajar mengajar di sana. Di perkebunan, sudah ada internet kita," jelasnya.

Secara keseluruhan, Yogi menyebut terdapat peningkatan permintaan layanan internet sebesar 20 persen, sejak masa pandemi virus corona ini.

Diketahui, TRJA yang lini bisnis utamanya berfokus pada penyewaan kendaraan LVP, mengembangkan penyedia jasa internet ISP (Internet Service Provider) atau perusahaan penyedia layanan Wireless Broadband Internet dan jasa Information TeChnology (IT) lainnya yang berkembang pesat hingga sekarang di Kota Balikpapan.

Lini bisnis baru yang menangani bisnis jaringan internet yaitu PACNet yang dulunya dikenal dengan Transkon Net ini pun kemudian berubah menjadi PACNet sebagai merek dagangnya sejak tahun 2011.

PACNet memiliki cakupan operasional yang tersebar hampir di seluruh wilayah di Kalimantan, diantaranya Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Utara (Kaltara), Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), hingga Papua.

PACNet terhubung langsung dengan Indonesia Internet Exchange (IIX) dan International Internet Backbone menggunakan infrastruktur fiber optic. Selain itu, juga didukung oleh sistem catu daya serta backup link yang ada, downtimes dapat diminimalisir sehingga mampu melayani pelanggan 24 jam per hari tanpa kuota bulanan.

"Estimasi customer saat ini sekitar 200, mayoritas perusahaan. Karena memang fokusnya ke korporat," pungkasnya. (Tribunkaltim.co/Heriani)

Baca Juga:Komisi IV Tanyakan Bantuan Kuota Internet Siswa, Begini Jawaban Kepala Disdik Kaltim

Baca Juga:TRJA Perkuat Lini Bisnis Penyedia Internet, Cakupan Operasional Seluruh Kalimantan Hingga Sulawesi

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved