Breaking News:

Tak Pakai Masker, Kapolres PPU Setuju Pelanggar Diberi Sanksi Bersihkan Rumah Ibadah Selama Seminggu

Peraturan Bupati (Perbup) terkait dengan sanksi berupa denda kepada masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur yang abai menjala

TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI
Kapolres PPU AKBP Dharma Nugraha mengaku sepakat dengan diberlakukan Perbup tentang pelaksanaan protokol kesehatan bagi masyarakat PPU. Bagi mereka yang abai dan tidak mengenakan masker akan dikenakan sanksi bersihkan rumah ibadah selama seminggu. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM- Peraturan Bupati (Perbup) terkait dengan sanksi berupa denda kepada masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur yang abai menjalani protokol kesehatan masih menunggu tanda tangan bupati PPU.

Sanksi berupa denda Rp 50 ribu tersebut akan berlaku bagi masyarakat yang tidak mengenakan masker ketika berada di luar rumah.

Dengan adanya Perbub tersebut tentu sanksi berupa denda itu akan membuat masyarakat lebih disiplin ke depannya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres PPU AKBP Dharma Nugraha mengatakan, setuju dengan Perbup yang bakal diberlakukan tersebut.

Kendati demikian, dia lebih sepakat bila sanksi bagi masyarakat yang diketahui tidak mengenakan masker agar diberi sanksi berupa membersihkan rumah ibadah.

"Kalau disuruh membersihkan masjid bagi yang muslim dan gereja bagi yang nonmuslim justru dapat pahala," kata AKBP Dharma Nugraha, Rabu (16/9/2029).

Kemudian, sanksi membersihkan rumah ibadah itu akan terkesan mendidik dan mengedukasi bagi masyarakat. Tapi, sanksinya tidak hanya sebatas beberapa saat saja.

Baca juga: Duh, Nikmatnya Minum Segelas Kopi di Warkop Mitra R3 Samarinda, Bayarnya Pakai Sampah

Baca juga: KABAR DUKA Sekda DKI Jakarta Saefullah Meninggal Dunia karena Covid-19, Anies Ajak Warga Shalat Gaib

"Tapi seminggu gitu, dan selama itu kita awasin terus. Entah itu membersihkan rumput atau menyemprotkan disinfektan ke masjid atau gereja," lanjut dia.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten PPU bakal menerapkan denda Rp 50 ribu bagi masyarakat tidak bermasker.

Jika tidak memiliki uang, maka diganti dengan sanksi sosial berupa membersihkan area tertentu selama satu jam.

"Ya, kalau mereka yang banyak uang, santai-santai saja didenda Rp 50 ribu. Kalau disuruh membersihkan masjid seminggu, pasti mereka mikir," ucapnya. (TribunKaltim.co/Dian Mulia Sari)

Penulis: Dian Mulia Sari
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved