Breaking News
Senin, 20 April 2026

Penanganan Covid

Indofarma akan Perkenalkan Rapid Test Covid-19 Melalui Hembusan Nafas, Jauh Lebih Efisien

Direktur Utama PT Indofarma (INAF) Arief Pramuhanto mengatakan, pihaknya kini tengah menjalin kerja sama dengan lembaga riset.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI
ILUSTRASI RAPID TEST - Pemerintah Kota Balikpapan melakukan rapid test kepada pedagang di Pasar Klandasan dan Pasar Kebun Sayur. Direktur Utama PT Indofarma (INAF) Arief Pramuhanto mengatakan, pihaknya kini tengah menjalin kerja sama dengan lembaga riset serta Universitas ternama di Indonesia untuk mengembangkan rapid test covid-19 berbasis artificial intelligence. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA -- Indofarma akan perkenalkan rapid test covid-19 melalui hembusan nafas,  Jauh Lebih Efisen

Direktur Utama PT Indofarma (INAF) Arief Pramuhanto mengatakan, pihaknya kini tengah menjalin kerja sama dengan lembaga riset serta Universitas ternama di Indonesia untuk mengembangkan rapid test covid-19 berbasis artificial intelligence.

Ia mengatakan, alat yang berfungsi sebagai skrinning test ini dapat mendeteksi covid-19 melalui hembusan nafas.

"Kalau alat ini tidak ada reagen atau cairan apapun yang digunakan di depan jadi murni berdasarkan data yang dimiliki oleh sistem," kata dia dalam talkshow virtual Selasa malam (20/10/2020).

Baca Juga: Wapres Maruf Amin Beber Sejak Zaman Nabi Ada Pandemi, Ada Pola Pentingnya Cuci Tangan

Baca Juga: Bukan Teori Semata, Kemendikbud Meminta Mahasiswa Sosialisasikan Protokol 3M Tangkal Corona

Menurutnya alat tes cepat ini sangat berguna, jika diterapkan di tempat-tempat dengan mobilitas tinggi.

Seperti di stasiun atau pelabuhan, lantaran prosesnya hanya 1 sampai 2 menit.

Baca Juga: Kabar Vaksin Corona akan Diberikan Secara Gratis? Bio Farma Angkat Bicara

Baca Juga: BREAKING NEWS Tambang Emas Sekatak Kaltara Telan Korban, 5 Penambang Dilaporkan Tertimbun

Arief melanjutkan, jika seseorang dideteksi melalui alat ini terpapar covid-19, maka tes PCR tetap dilakukan.

"Pada prinsipnya ini kan alat untuk skrinning. Jadi kalau ada yang aktif kemudian tetap melakukan tes PCR," kata dia.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa terealisasikan ya karena itu kalau memang itu jadi harganya sangat murah sekali," harap Arief.

Pentingnya terapkan protokol 3M

Mendagri RI Tito karnavian mengingatkan pentingnya menerapkan protokol kesehatan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved