Sabtu, 2 Mei 2026

Pilkada Bulungan

Debat Publik Pilkada Bulungan Digelar 3 Kali, Ketua KPU Lili Suryani Beber Alasannya

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan merupakan satu-satunya daerah yang mengagendakan debat sebanyak tiga kali di Kalimantan Utara (Kaltara). Tiga da

Tayang:
Penulis: Amiruddin |
TRIBUNKALTARA.COM/AMIRUDDIN
Suasana debat kandidat Pilkada Bulungan 2020 yang digelar di Hotel Luminor Tanjung Selor, Sabtu (31/10/2020) malam. TRIBUNKALTARA.COM/AMIRUDDIN 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan merupakan satu-satunya daerah yang mengagendakan debat sebanyak tiga kali di Kalimantan Utara (Kaltara).

Tiga daerah lainnya yang juga akan menggelar pilkada di Kaltara, yakni Kabupaten Malinau, Nunukan, dan Tana Tidung, hanya mengagendakan sekali debat.

"Berdasarkan Surat Edaran (SE) KPU, ternyata debat kandidat itu bisa via streaming. Makanya kami putuskan tiga kali debat, yakni dua kali debat ditayangkan via streaming, dan sekali debat di stasiun televisi nasional,'' kata Ketua KPU Bulungan, Lili Suryani kepada TribunKaltara.com, Minggu (1/11/2020).

Dengan tiga kali debat, kata dia, visi misi atau gagasan setiap calon diharapkan bisa tersampaikan dengan baik kepada masyarakat Bulungan.

Apalagi kesempatan pasangan calon menyampaikan visi dan misinya memiliki keterbatasan ruang dan waktu.

Baca juga: Berita Terkini Kaltara

Ditambah lagi, kondisi pandemi covid-19 atau Virus Corona yang masih terjadi, termasuk di Bulungan.

"Harapan kami dengan tiga kali debat ini bisa turut membantu paslon untuk menyampaikan programnya kepada masyarakat," ujarnya.

Jebolan Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar itu berterima kasih, karena debat publik pertama, Sabtu (31/10/2020) malam, telah terlaksana.

Debat yang digelar di Hotel Luminor Tanjung Selor itu mempertemukan empat kandidat Wakil Bupati Bulungan, yakni Ingkong Ala, Markus Juk, Ari Yusnita, dan juga Kosmas Kajan.

Baca juga: Minum Air yang Cukup hingga Olahraga dengan Teratur, Berikut Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Baca juga: Berani, Anies Naikkan UMP 2021 Jakarta Jadi Rp 4,4 Juta, Luncurkan Program Kartu Pekerja 4 Manfaat

Debat publik pertama dipandu ekonom Unhas, Dr Anas Iswanto Anwar.

"Debat itu untuk menggali gagasan dan pikiran dari setiap kandidat. Meskipun perbedaan pilihan itu ada, tetapi kita harus tetap saling santun, dan menghormati sesama paslon," katanya.

Sekadar diketahui, debat publik kedua kandidat Pilkada Bulungan akan dilaksanakan pada 7 November 2020 di Tanjung Selor.

Debat kedua nantinya akan mempertemukan calon bupati dari keempat paslon.

Sedangkan debat ketiga, rencananya dilaksanakan pada 22 November 2020 di salah satu stasiun televisi nasional.

Baca juga: Mulai Hari Ini, 1 November 2020, Peserta BPJS Kesehatan Wajib Registrasi Ulang, Cara Lengkapnya

Baca juga: Sepi Penumpang Akibat Pandemi, PO Bus di Terminal Samarinda Seberang Usulkan Kenaikan Tarif

Debat ketiga atau terakhir itu akan mempertemukan empat pasang calon yang akan bertarung di Pilkada Bulungan, yakni pasangan Syarwani - Ingkong Ala, yang diusung oleh Partai Golkar (3 kursi), Hanura (3 kursi), dan Perindo (2 kursi).

Pasangan lainnya, Sigit Muryono - Markus Juk, diusung oleh PDIP (3 kursi), PPP (1 kursi), PAN (2 kursi), PKB (1 kursi).

Selain itu, pasangan Najamuddin - Ari Yusnita, yang diusung Partai Demokrat (2 kursi), Nasdem (2 kursi), dan PKS (1 kursi).

Termasuk pasangan Joko Susilo - Kosmas Kajan, yang diusung oleh Partai Gerindra (4 kursi), dan PBB (1 kursi). (*)

(TribunKaltara.com/Amiruddin)

IKUTI BERITA-BERITA TERKINI KALTARA, KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved