CPNS 2019
Cara Mengisi Daftar Riwayat Hidup Pemberkasan CPNS 2019 dan Link sscndaftar.bkn.go.id, Cek Syarat
Cara mengisi Daftar Riwayat Hidup ( DRH ) guna pemberkasan CPNS 2019 dan link sscndaftar.bkn.go.id, cek juga syarat administrasinya.
TRIBUNKALTIM.CO - Cara mengisi Daftar Riwayat Hidup ( DRH ) guna pemberkasan CPNS 2019 dan link sscndaftar.bkn.go.id, cek juga syarat administrasinya.
Bagi anda peserta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS 2019 harus melengkapi persyaratan administrasi yang dibutuhkan.
Guna keperluan pemberkasan CPNS 2019, peserta yang lulus juga wajib mengisi Daftar Riwayat Hidup, simak cara dan linknya melalui sscndaftar.bkn.go.id, login dengan akun masing-masing.
Pemberkasan dilakukan secara online di portal SSCN dengan cara login melalui akun masing-masing.
Peserta diberikan waktu untuk melengkapi persyaratan administrasi paling lambat 15 hari kerja sejak tanggal pemberitahuan.
Baca juga: Masa Sanggah Tak Lolos CPNS 2019 Hanya 3 Hari! Ini Cara Mengajukan Sanggahan, Login sscn.bkn.go.id
Baca juga: 280 Ribu Orang Blacklist! Tes CPNS 2021 Kapan Dibuka? Penjelasan BKN dan Bocoran Formasi Dibutuhkan
- Surat lamaran
- Fotokopi ijazah/STTB
- Daftar riwayat hidup
- SKCK
- Surat keterangan sehat
- Surat keterangan bebas narkoba
- Surat pernyataan yang disediakan pejabat di bidang kepegawaian
Baca juga: JANGAN SEDIH Jika Tak Lulus CPNS 2019, Segera Dibuka CPNS 2021, Jumlah Diterima Lebih Banyak
Baca juga: TAK PUAS dengan Pengumuman CPNS 2019? Protes Lewat Jalur Resmi, LOGIN sscn.bkn.go.id, Waktu Terbatas
Sebelum mengunggah berkas, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengisi daftar riwayat hidup.
Berikut ini cara mengisi daftar riwayat hidup yang Tribun kutip dari laman portal sscndaftar.bkn.go.id:
1. Login ke sscndaftar.bkn.go.id
2. Klik tombol DRH
3. Langkah pertama adalah Pengisian Data Perorangan, yang berisikan Biodata Calon PNS. Kolom yang ditandai bintang merah adalah wajib diisi.
Isikan biodata, alamat dan keterangan lainnya.
4. Kolom hobby dapat diisi lebih dari 1 jenis.
5. Langkah kedua adalah pengisian Pendidikan. Pada kolom ini, peserta dapat mengisikan Riwayat Pendidikan dan Riwayat Kursus.
Baca juga: Seorang Petani Tewas Diduga Hirup Gas Beracun di Dalam Sumur Sementara Dua Anaknya Pingsan
Baca juga: Kebingungan tak Cukup Uang Bayar Ongkos, Gadis Remaja di Jateng Nekat Tikam Sopir Taksi Online
Pendidikan yang digunakan saat melamar formasi jabatan telah otomatis muncul tetapi dapat diubah untuk dilengkapi kolom-kolom yang masih kosong.
6. Tambahkan pula Riwayat Pendidikan Peserta sejak sekolah dasar, menengah dan atas dengan mengklik tombol ''Tambah Pendidikan''
7. Selanjutnya adalah pengisian Riwayat Kursus. Jika Peserta pernah mengikuti Kursus silahkan klik tombol.
Isikan data-data yang wajib yaitu yang di bintangi merah. Jenis Kursus telah tersedia. Jadi peserta hanya dapat mengisikan jenis kursus yang telah terdaftar.
8. Langkah ketiga adalah pengisian Pekerjaan. Di halaman ini Peserta diwajibkan mengisi Riwayat Pekerjaan (jika ada), Penghargaan (jika ada) dan Prestasi (jika ada).
9. Klik tombol ''Tambah Pekerjaan'' untuk menambahkan seluruh Riwayat Pekerjaan yang dimiliki oleh Peserta (jika ada) sebelum lulus menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil.
10. Klik tombol ''Tambah Penghargaan'' untuk menambahkan Riwayat Penghargaan yang dimiliki oleh Peserta (jika ada) sebelum lulus menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil.
Jenis Penghargaan sudah disediakan, Peserta tinggal memilih jenis penghargaan yang telah ada.
Baca juga: Bongkar Isi Chat 2 Sosok Mengaku Teman Eks Verrel, Kevin Sanjaya Minta Natasha Wilona Beri Teguran
Baca juga: KABAR TERBARU, Pendaftaran Prakerja Gelombang 11, Ada Bocoran, 344 Ribu Orang Dicabut Kepesertaannya
11. Klik tombol ''Tambah Riwayat Prestasi'' untuk menambahkan Riwayat Prestasi yang dimiliki oleh Peserta (jika ada) sebelum lulus menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil.
Tingkat Prestasi dibagi menjadi: Kabupaten, Provinsi, Nasional, Internasional. Silahkan dipilih salah satu, prestasi apa yang pernah diperoleh oleh Peserta.
12. Langkah keempat adalah pengisian Keluarga. Di halaman ini Peserta diwajibkan mengisi seluruh anggota keluarga diantaranya: Pasangan (Istri/Suami), Anak, Orangtua Kandung, Saudara Kandung dan Mertua (Bapak dan Ibu).
13. Klik tombol ''Tambah Riwayat Istri/Suami'' untuk menambahkan data Pasangan. Jika Suami/Istri Peserta adalah seorang PNS, maka silahkan ketik NIP Pasangan dan
Nama nya lalu klik tombol Cari PNS. Maka sistem akan otomatis mengeluarkan datanya.
Jika Pasangan bukan PNS, maka silahkan isikan kolom-kolom yang diwajibkan (dibintangi merah) secara lengkap.
14. Klik tombol ''Tambah Riwayat Anak'' untuk menambahkan data Anak.
Jika Anak Peserta adalah seorang PNS, maka silahkan ketik NIP Anak dan Nama nya lalu klik tombol Cari PNS.
Baca juga: Pernah Jadi Pasien Covid-19 tak Perlu Malu dan Takut, Harus Bagi Pengalaman
Baca juga: Hasil Liga Italia - Comeback Manis Cristiano Ronaldo, Brace CR7 Bawa Juventus Tempel Ketat AC Milan
Maka sistem akan otomatis mengeluarkan datanya.
Jika Anak bukan PNS, maka silahkan isikan kolom-kolom yang diwajibkan (dibintangi merah) secara lengkap.
Form isian dibawah ini berlaku sama untuk inputan data Orangtua Kandung, Saudara Kandung dan Mertua (Bapak dan Ibu).
15. Klik tombol untuk menambahkan Riwayat Organisasi yang pernah diikuti oleh Peserta (jika ada) sebelum lulus menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil.
16. Langkah keenam adalah Unggah Dokumen.
Di halaman ini Peserta diwajibkan melakukan dua kali klik cetak DRH yang telah diisi dengan klik tombol ''Cetak DRH Perorangan'' dan ''Cetak DRH Riwayat''.
Selanjutnya menulis data-data yang diharuskan untuk ditulis tangan di DRH yang telah dicetak tersebut dan menandatangani DRH.
Terakhir DRH yang telah ditandatangani wajib diunggah kembali ke SSCN di halaman ini.
Baca juga: Demo Hari Ini, Tolak UU Cipta Kerja di 24 Provinsi, Unras Jakarta Dipusatkan di Mahkamah Konstitusi
Baca juga: Hari Ini Terakhir, Daftar Bantuan UKM Facebook, Kesempatan Dapat Bantuan Senilai Rp 31 Juta dan Tips
17. DRH yang telah ditandatangani wajib diunggah dengan multipage atau hasil cetakan DRH Perorangan dan DRH Riwayat discan menjadi satu halaman lalu diunggah dikolom yang sama.
Peserta masih dapat melakukan perubahan pengisian data sebelum klik tombol “Akhiri Proses Pengisian DRH”. Tombol “Akhiri Proses Pengisian DRH” baru dapat di klik jika seluruh unggahan dokumen persyaratan telah lengkap diunggah.
Perlu diketahui bahwa Peserta tidak dapat menambahkan Pendidikan yang setingkat dengan Pendidikan yang digunakan untuk melamar, atau Pendidikan yang setingkat lebih tinggi.
Misal Pendidikan yang digunakan untuk melamar adalah S-1 Sistem Informasi.
Lalu Peserta ingin menambahkan Pendidikan S-2 nya. Penambahan akan gagal, karena S-2 adalah setingkat lebih tinggi dari S-1.
Atau jika Peserta memiliki dua degree S-1 lalu ingin menambahkan Pendidikannya misal S-1 Manajemen.
Akan gagal juga diinput karena tingkat pendidikannya setingkat dengan S-1 Sistem Informasi yang digunakan untuk melamar.
Baca juga: Kesepakatan Sule dan Nathalie Holscher Terungkap, Sebelum Menikah Ayah Rizky Febian Tegaskan Hal Ini
Baca juga: Bioskop CGV Kembali Dibuka di Samarinda, Ini Kata Penonton
(*)
Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul https://sscndaftar.bkn.go.id/login Cara Mengisi Daftar Riwayat Hidup Pemberkasan CPNS di SSCN, https://pontianak.tribunnews.com/2020/10/29/httpssscndaftarbkngoidlogin-cara-mengisi-daftar-riwayat-hidup-pemberkasan-cpns-di-sscn?page=all.
Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/cara-mengisi-daftar-riwayat-hidup-pemberkasan-cpns-2019-dan-link-sscndaftarbkngoid-cek-syarat.jpg)