6 Ribu UMKM di Penajam Paser Utara Sudah Menerima Bantuan Pembiayaan Usaha

Sebanyak 6000 Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM ) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur.

Penulis: Dian Mulia Sari | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Kepala Bidang Koperasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Penajam Paser Utara, Purwantara. TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Sebanyak 6000 Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM ) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, telah menikmati bantuan bagi pelaku usaha mikro (BPUM) melalui Bank.

"Alhamdulilah sekitar 6000 UMKM sudah menerima data dari bank, jadi mudah-mudahan yang kita usulkan semuanya ini nanti akan dapat," kata Kepala Bidang Koperasi Disperindagkop PPU, Purwantara.

Dirinya mengatakan, hingga saat ini, sebanyak kurang lebih 11 ribu UMKM telah diusulkan oleh Disperindagkop PPU kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

"Jumlah yang kita kirim ke kementerian sudah menjacapai 11 ribu UMKM, ini masih proses pendataan juga," kata Purwantara.

Baca Juga: Kasus Aktif Covid-19 Saat Ini dalam Persentase Terkecil, Sudah Banyak yang Sembuh

Baca Juga: Kasus Aktif Covid-19 Saat Ini dalam Persentase Terkecil, Sudah Banyak yang Sembuh

Baca Juga: Dokter Reisa Beberkan 2 Hal yang Bisa Dilakukan Warga dalam Penanganan Covid-19

Lebih lanjut, Disperindagkop PPU yakin hingga batas akhir pendaftaran bantuan UMKM yakni Akhir November, pihaknya bisa mengusulkan hingga 13 ribu UMKM.

"Kemungkinan kita perkirakan sampai akhir November bisa mencapai 13 ribu UMKM yang kita usulkan," kata dia.

Baca Juga: Pria 17 Tahun di Surabaya Berbuat Amoral, Merekam Ibu Muda yang Sedang Mandi Pakai Handphone

Baca Juga: Pelanggaran di Laut Natuna Mulai Marak, Sejak 5 Bulan Terakhir Sering Ada Kapal Vietnam Mencuri Ikan

Untuk diketahui bahwa UMKM yang telah menerima bantuan dari pemerintah ini bisa menerima bantuan lainnya.

Karena bantuan dari pemerintah pusat tersebut sifatnya bukan konsumtif melainkan sifatnya adalah pembiayaan usaha.

(TribunKaltim.co/Dian Sari)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved