Breaking News:

Kejati Kaltim Tangkap Dirut PT AKU

Komisi II DPRD Kaltim Menanggapi Tertangkapnya Dirut Perusda PT AKU, Pemprov Harus Lebih Hati-hati

Sebab dianggap sebagai perusahaan daerah yang tidak memiliki nilai untuk menggenjot pendapatan asli daerah.

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO
Ketua Komisi II DPRD Kaltim Veridiana Huraq Wang. TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Perusda PT. Agro Kaltim Utama (PT. AKU) menjadi perbincangan.

Sebab dianggap sebagai perusahaan daerah yang tidak memiliki nilai untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD), direksi perusahaan ini kedapatan kasus.

Hal tersebut bermula ketika direksi PT.AKU pada tahun 2003 meminta modal kepada pemerintah provinsi Kalimantan Timur senilai Rp 5 miliar.

Kemudian beberapa tahun berikutnya, perusahaan ini meminta modal lagi kepada pemerintah hingga mencapai total Rp 27 miliar di tahun 2010.

Baca Juga: 6 Ribu UMKM di Penajam Paser Utara Sudah Menerima Bantuan Pembiayaan Usaha

Baca Juga: Terminal Antar Kota Dalam Provinsi di Samarinda Sama Lesunya Seperti AKAP

Baca Juga: Kejati Kaltim Tangkap Dirut PT AKU, Berikut Jumlah Kerugian Negara yang Diterima

Baca Juga: Beginilah Respon Tim Pemenangan Paslon Pilkada Bontang Soal Pembubaran Kegiatan LSI Denny JA

Dari modal yang cukup besar itu, perusahaan tersebut hanya memberikan keuntungan senilai Rp 3 miliar dari tahun 2005 sampai 2014.

Ternyata setelah ditelusuri oleh tim penyidik dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim direksi PT.AKU membuat sembilan perusahaan dari penyertaan modal senilai Rp 27 miliar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved