Terminal Antar Kota Dalam Provinsi di Samarinda Sama Lesunya Seperti AKAP

Terminal Tipe B Sungai Kunjang, Jalan Untung Suropati, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda.

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Terminal Bus Tipe B Sungai Kunjang Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, kenaikan penumpang disebut belum terlalu signifikan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Terminal Tipe B Sungai Kunjang, Jalan Untung Suropati, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, yang melayani beberapa kota tak banyak peningkatan signifikan setelah aturan baru pembatasan jumlah penumpang.

Trayek Antar Kota Dalam Provinsi yang dilayani oleh Perusahaan Otobus (PO) tak jauh berbeda kondisinya seperti di Terminal Tipe A Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Samarinda Seberang, Kota Samarinda.

Trayek terminal antar kota dalam provinsi sendiri melayani diantaranya rute Samarinda-Melak dengan 2 PO swasta, Samarinda-Balikpapan 20 PO swasta, dan Samarinda-Kota Bangun 3 PO.

Selain PO swasta ada trayek resmi yang dikelola pemerintah daerah yakni Bus Damri.

Baca Juga: Pria 17 Tahun di Surabaya Berbuat Amoral, Merekam Ibu Muda yang Sedang Mandi Pakai Handphone

Baca Juga: Pelanggaran di Laut Natuna Mulai Marak, Sejak 5 Bulan Terakhir Sering Ada Kapal Vietnam Mencuri Ikan

Hal ini diungkapkan oleh Eko Novianto, Selaku Operator Terminal Tipe B Sungai Kunjang, Kota Samarinda, dari jumlah awal jadwal PO yang biasanya 24 keberangkatan kini hanya 12 jadwal, begitu pun juga yang terjadi pada armada Damri.

Awalnya 24 antrian sekarang hanya 12, itu untuk semua PO. Jam keberangkatan awal itu dari pukul 06.00 Wita itu semua trayek.

"Damri kadang 3 atau 4 armada saja perharinya berangkat, kalau Kota Bangun Damri 1 sampai 2 armada, ke wilayah melak 1 armada," jelas Eko Novianto, Selasa (3/11/2020).

Baca Juga: Isu Pemekaran Daerah Samarinda Seberang Ditanggapi Wagub Kaltim Hadi Mulyadi

Baca Juga: Kasus KDRT di Samarinda Berakhir Damai, Pelaku Berjanji Tidak Mengulangi Lagi

Baca Juga: Beginilah Penilaian PSSI Atas Kinerja Shin Tae-yong di Timnas U-19 Indonesia

Minat penumpang sendiri dikatakannya bervariasi, tergantung kota yang dituju oleh calon penumpang.

Rata-rata penumpang pun dikatakannya selama kembali beroperasi 30 orang dalam satu hari, itu khusus untuk tujuan kota Balikpapan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved